Pontianak, Kabar Terbaru

Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, MAN 2 Pontianak memperkuat sinergi antara madrasah, komite, dan orang tua/wali siswa kelas XII. Langkah tersebut dibangun melalui rapat komite bersama orang tua/wali siswa kelas XII yang berlangsung di Aula MAN 2 Pontianak, Sabtu (19/9/2026).

Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd., mengatakan TKA menjadi salah satu tahapan penting bagi siswa kelas XII yang perlu dipersiapkan secara serius. Persiapan tersebut, menurutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi membutuhkan dukungan dan pendampingan orang tua di rumah.

“TKA merupakan bagian dari proses pendidikan untuk memetakan kemampuan akademik siswa, khususnya kemampuan numerasi dan literasi. Karena itu, yang perlu dibangun adalah kesiapan, bukan kecemasan,” ujarnya.

Hj. Yuliana menambahkan, hasil TKA dapat menjadi gambaran kemampuan siswa dalam aspek yang diukur. Karena itu, siswa perlu mempersiapkan diri dengan belajar secara terarah, menjaga kesehatan, serta mengikuti proses pembelajaran dan pendampingan yang diberikan madrasah.

Senada dengan itu, Ketua Komite MAN 2 Pontianak, Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., mengajak orang tua memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya menjelang pelaksanaan TKA. Dukungan itu dapat diwujudkan melalui doa dan motivasi, menciptakan suasana belajar yang nyaman di rumah, membantu mengatur waktu belajar dan istirahat, memastikan kebutuhan gizi serta tidur yang cukup, hingga memberikan bimbingan tambahan sesuai kebutuhan dan kemampuan keluarga.

H. Hamzah berpesan bahwa orang tua juga perlu menanamkan pemahaman bahwa TKA bukan sesuatu yang harus ditakuti, melainkan bagian dari proses pendidikan untuk memetakan kemampuan akademik siswa. Karena itu, anak perlu didampingi dengan ketenangan, perhatian, dan keyakinan, bukan tekanan atau perbandingan dengan siswa lainnya. “Setiap anak memiliki kemampuan, potensi, dan jalan keberhasilannya masing-masing. Kita ingin anak-anak kita bukan hanya mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, pantang menyerah, serta berakhlakul karimah,”

“Setiap anak memiliki kemampuan, potensi, dan jalan keberhasilannya masing-masing. Kita ingin anak-anak kita bukan hanya mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, pantang menyerah, serta berakhlakul karimah,” ujar Ketua Baznas Kalbar.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Drs. H. Muriadi, memberikan penjelasan mengenai teknis pelaksanaan TKA. Penjelasan tersebut mengacu pada petunjuk teknis TKA Tahun 2026, sehingga orang tua memperoleh gambaran mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan siswa kelas XII. Ujarnya.

Selain membahas persiapan TKA, rapat juga menjadi ruang koordinasi untuk merencanakan kegiatan tasyakuran kelas XII Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut direncanakan sebagai bagian dari rangkaian akhir perjalanan pendidikan siswa kelas XII MAN 2 Pontianak Angkatan ke-35.

Dalam rapat tersebut juga dilakukan pembentukan panitia tasyakuran yang melibatkan orang tua/wali siswa kelas XII. Fitrida, A.Md., dipercaya sebagai Ketua Panitia. Keterlibatan orang tua dalam kepanitiaan diharapkan dapat memperkuat kebersamaan serta membangun komunikasi yang baik antara orang tua siswa dan pihak madrasah. (*/Amad)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *