Hal tersebut dilakukan PT Pertamina EP Zona 7, Subholding Upstream Regional Jawa di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.


Dikatakan Noor Taufiq, Officer Communication Relations and CID, PT Pertamina EP Zona 7, pendekatan itu dipilih karena adanya irisan kawasan produksi dengan lahan pertanian.

“Day to day-nya kami bersinggungan dengan masyarakat. Wilayah operasi yang mulai dari pipa, sumur, kemudian fasilitas operasi itu dekat lokasinya dengan area pertanian,” ujar Noor Taufiq di lahan pertanian Desa Jatisura, Rabu 23 September 2026.



Implementasi komitmen itu dilakukan melalui Program Jari Tangan,  akronim dari Kerja Tani Berdikari dan Tahan Pangan sebagai bagian Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina.

Kata Taufiq, melalui pendampingan kepada kelompok tani seperti di Jatisura, Pertamina EP mendorong pemanfaatan limbah atau kotoran hewan menjadi bahan baku input pertanian. 

Pemanfaatan itu, salah satunya Pos Pelayanan Agens Hayati (PPAH), yang membantu memberikan daya tahan pada tanaman pada sejak usia muda sampai masa panen.

“Kita intervensi dengan penggunaan agens hayati, karena itu nanti akan memperbanyak rizobakteri untuk mengamankan tanah,” tuturnya. 

“Dan itu diaplikasikan pada saat padinya masih muda. Jadi pada saat padinya itu tumbuh besar, dia lebih tahan dan lebih kuat terhadap hama dan penyakit,” sambungnya.

Selain pada pupuk, masih kata Taufiq, TJSL Pertamina juga membuat rumah burung hantu yang dipasang di tengah areal tanaman padi.

“Ada indikasi ketika pertama kali kami melakukan pendampingan, ditemukan beberapa lokasi sawah itu yang rusak akibat tikus. Itu salah satu hal yang kita bantu melalui rumah burung hantu untuk menekan tikusnya,” katanya.

Noor Taufiq mengatakan, dengan pendampingan itu terbukti produktivitas petani mengalami peningkatan.

“Rata-rata produksi sebelum kami dampingi itu di 6,5 ton. Saat ini kelompok tani pada saat tanen produksi gabah kering panennya itu di angka 8,5 sampai 11 ton,” pungkasnya.rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *