Pertunjukan yang memadukan musik, drama, koreografi, tata artistik, multimedia, serta imajinasi dunia bawah laut dan daratan dengan sentuhan kultur lokal Indonesia menargetkan sebanyak 4.400 penonton dalam empat kali show selama dua hari.
Disutradarai Djaelani M, Sirena mengangkat kisah fantasi yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membawa pesan mengenai hubungan manusia dengan alam. Pertunjukan tersebut turut memadukan unsur seni urban dan teknologi untuk membangun pengalaman visual dunia bawah laut di atas panggung.
Dalam penyelenggaraan pentas drama musikal ini turut dilakukan kolaborasi dengan Suku Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Pusat, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), dan PT MRT Jakarta (Perseroda).
Istri Menteri Sosial RI, Fatma Saifullah Yusuf mengapresiasi keterlibatan anak-anak dari kelompok rentan dalam pertunjukan tersebut.
Menurutnya, drama musikal seperti Sirena dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk menikmati karya seni sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap industri kreatif.
“Saya sangat bangga, sangat terharu ketika saya mendengar ada sekitar 7-10 anak disabilitas pemain musik,” kata Fatma, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 30 September 2026.
Fatma berharap, keterlibatan tersebut tidak berhenti pada kesempatan menjadi penonton, tetapi dapat berkembang menjadi peluang bagi penyandang disabilitas untuk terlibat langsung dalam industri kreatif, termasuk sebagai pemain musik maupun pemeran.
“Kami bersama Dharma Wanita dari kementerian akan ikut memfasilitasi anak-anak kurang mampu, penyandang disabilitas, hinga anak berprestasi untuk bisa menonton pentas dra musikal ini,” kata Fatma.
Direktur Shine Era Entertainment, Mikhalouda menjelaskan, salah satu pesan yang ingin disampaikan melalui Sirena adalah pentingnya saling mendukung ketika menghadapi kekurangan satu sama lain.
Ia menyebut, keterlibatan penyandang disabilitas sebagai pemain musik menjadi bagian penting dari proses kreatif pertunjukan.
“Yang ingin kita tekankan di dunia Sirena adalah saling back up apabila ada kekurangan satu sama lain,” kata Mikhalouda.
Sementara itu, aktris kenamaan Indonesia yang menjadi salah satu pemeran Sirena, Widi Mulia menuturkan, cerita dalam pertunjukan tersebut juga membawa pesan tentang waktu, keluarga, harapan, dan pentingnya melepaskan sekaligus percaya terhadap proses kehidupan.
“Buka seluas-luasnya akses untuk mengenyam, untuk menyerap pendidikan dan bermimpi, berimajinasi,” pungkas Widi.
Melalui Sirena: Air Mata dari Lautan, Shine Era Entertainment berharap pertunjukan tersebut dapat ikut mendorong perkembangan industri drama musikal Indonesia, sekaligus memberikan dampak bagi ekosistem ekonomi kreatif dan membuka ruang bagi talenta muda di Tanah Air.
Tiket Sirena: Air Mata dari Lautan tersedia melalui Kiostix. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp +62 831 3420 2534. Pembaruan mengenai pertunjukan juga tersedia melalui Instagram @shineera.entertainment.
