Angin kencang membuat berbagai benda beterbangan dan merusak sejumlah properti.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan pusaran udara bergerak melintasi kawasan permukiman, sementara perabotan luar ruangan dan sejumlah benda lainnya beterbangan diterjang angin.

Badan Layanan Darurat Negara Bagian New South Wales (SES) mencatat 29 permintaan bantuan di sekitar Ulladulla, termasuk laporan atap rumah terlepas, genteng dan skylight bergeser, pohon tumbang, hingga jaringan listrik yang ikut terdampak.


Pemilik kafe setempat, Julius Machado, mengatakan tornado datang begitu cepat hingga warga nyaris tidak memiliki waktu untuk menyelamatkan barang-barang di luar ruangan. 

Dia menggambarkan perubahan kondisi cuaca itu terjadi hanya dalam sekejap mata.

“Kami harus tutup lebih awal untuk membersihkan semua gelas pecah, piring, gelas berserakan di mana-mana; benar-benar berantakan, sangat berantakan,” ujarnya, dikutip dari AFP, Minggu, 4 Oktober 2026.

Biro Meteorologi Australia menyebut kemunculan tornado di kawasan padat penduduk seperti Ulladulla merupakan fenomena yang jarang terjadi.

“Sangat jarang melihatnya di tempat yang begitu padat penduduknya,” kata lembaga tersebut.

Tornado sendiri relatif jarang terjadi di Australia, dengan Biro Meteorologi mencatat sekitar 50 kejadian setiap tahun.

Adapun peristiwa di Ulladulla terjadi ketika wilayah timur dan selatan Australia tengah dilanda badai intens dan hujan deras.rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *