Pengasuh PPTQ Al-Ghozali Lil Banat, Ustaz Shofiyullah Romdoni memastikan informasi perundungan dan kekerasan fisik adalah tak benar alias hoaks.


Hal itu disampaikan Ustaz Shofiyullah Romdoni melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat 9 Oktober 2026.

Ustaz Shofiyullah mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan berkala, pengurus mendapati rambut NNS dalam kondisi yang kurang terawat, menggumpal pekat di bagian depan, sulit disisir, dan rambutnya kusut. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan kulit kepala yang lebih serius bagi santriwati tersebut.



Sebagai langkah awal, lanjut dia, para pengurus asrama pun sempat berikhtiar mengurai gumpalan rambut tersebut secara perlahan menggunakan minyak zaitun. Namun, karena jalinan rambut terlanjur mengeras dan mulai memicu masalah pada kulit kepala, tindakan memaksa menyisir dikhawatirkan justru akan menyakiti NNS.

“Tindakan pemotongan rambut diambil sebagai solusi terbaik demi kesehatan kulit kepala yang bersangkutan. Sebelum dipotong rambutnya, kami sudah mengomunikasikan dan mendapatkan persetujuan langsung dari orangtua santri,” kata Ustaz Shofiyullah.

Setelah sebagian rambut dibersihkan dengan dipotong, kata dia, para pengurus membantu NNS untuk keramas, memberikan pakaian yang bersih dan suci, dan menyediakan minuman. 

Terkait rumor adanya benjolan di kepala NNS yang dicurigai akibat tindak kekerasan fisik, pihak pesantren menyodorkan bukti konkret dari hasil pemeriksaan medis resmi yang diupayakan oleh pihak keluarga. Hasil diagnosis dokter memastikan benjolan tersebut bukan disebabkan oleh benturan atau penganiayaan.

“Kami menghormati hasil pemeriksaan tersebut dan sejak awal tidak ingin membuat asumsi medis sepihak,” kata kata Ustaz Shofiyullah.

Menurut Ustaz Shofiyullah, pihak pesantren berkomitmen memperketat pola pembinaan akhlak di lingkungan asrama, meningkatkan kepekaan para pengurus kamar, serta mempererat silaturahim dua arah dengan wali santri.

“Kami menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun tindakan yang merendahkan martabat kemanusiaan di dalam institusi pendidikan,” pungkas Ustaz Shofiyullah.rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *