SAMBAS, MEDIA KALBAR — Musik Melayu Sambas punya cerita untuk dibagikan kepada penikmat musik Indonesia. Musisi Kalimantan Barat, Majinur Darlisanto, yang dikenal dengan nama panggung Mezi Esperanza, menghadirkan video klip “Mak Joyah” dengan melibatkan tim kreatif dan dukungan masyarakat di Kabupaten Sambas.

Mezi merupakan musisi, penyanyi, sekaligus pencipta lagu daerah khas Melayu Sambas. Dalam karya ini, ia mengisi vokal, menciptakan lagu, serta bertindak sebagai produser.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, video klip “Mak Joyah” dijadwalkan tayang pada 17 Oktober 2026 melalui kanal YouTube Mezi Official. Informasi karya tersebut juga dibagikan melalui akun Facebook dan Instagram Mezi Esperanza.

Di balik judul yang mudah diingat itu, terdapat proses produksi yang mempertemukan musisi, pemeran, pekerja kreatif, keluarga, dan masyarakat. Dukungan warga menjadi bagian yang mendapat perhatian khusus dalam ucapan terima kasih tim produksi.

“Setiap karya lahir bukan hanya dari sebuah ide, tetapi juga dari tangan-tangan yang membantu, hati-hati yang mendukung, dan orang-orang yang dengan tulus menjadi bagian di dalamnya,” demikian pernyataan tertulis tim produksi “Mak Joyah” Falsafah Melayu.

Keterlibatan masyarakat tersebut mencakup warga Dusun Mensemat, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, serta warga Desa Tanjung Bugis, Kecamatan Sambas. Tim produksi menyampaikan penghargaan atas bantuan, keramahan, kebersamaan, dan partisipasi yang diberikan selama pembuatan video klip.

Apresiasi juga disampaikan kepada Tim Sutradara Amatir, Falsafah Melayu, keluarga besar Purlis, keluarga besar Slamet Riadi, Camat Sajad Ghafar Satuagraha, S.E., keluarga besar Bapak Yusuf Mensemat, dan keluarga besar Ibu Zubaidah Mensemat.

Nama Salsabil Khairunnisa, Achmad Subhi, Anningmu, Indra Syahnilam, Fahmi, Budi Kelpin, serta saudara-saudara Prokompim Sambas turut disebut dalam penghargaan tersebut, bersama para sahabat dan keluarga yang mendukung produksi.

Untuk pengerjaan musik, Mezi menggandeng Gema Coxlat sebagai penata aransemen. Video klip disutradarai Ahmad Nur, dengan Irwansyah sebagai manajer produksi dan Syarif Kurnia Sandi sebagai penata gambar sekaligus editor.

Muhammad Nur Fikri menangani properti dan artistik. Vian bersama lam tercatat pada bagian penataan lampu dan asisten, sedangkan Paldi Ansyah membantu kebutuhan umum produksi.

Tokoh Mak Joyah diperankan Tika, sementara Nana memerankan Mak Leha. Ammin Oger tampil sebagai Pak Bujang, Vian sebagai Su Tenjen, dan Irwansyah sebagai Pak Mus.

Video klip ini turut melibatkan Yubi, Evi, Iram, Feby, Nurbaya, Ndah Uzma, Ngah Mana, serta Long Masnah.

Kehadiran “Mak Joyah” menambah karya dari musisi daerah yang dapat diperkenalkan kepada pendengar lintas wilayah melalui platform digital. Bagi pembaca di luar Kalimantan Barat, karya ini menjadi pintu untuk mengenal musik daerah khas Melayu Sambas dan para pelaku kreatif di belakangnya.

Tim produksi mengajak masyarakat menyaksikan “Mak Joyah” serta memberikan dukungan melalui komentar, membagikan karya, dan berlangganan kanal Mezi Official.

“Di setiap langkah, di setiap cerita, dan di setiap kebersamaan, ada kenangan yang akan selalu kami bawa,” tulis tim produksi. (rai)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *