Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen pada kuartal I-2026. Capaian ini turut didorong belanja pemerintah pada awal tahun yang memancing aktivitas sektor swasta.

“Pemerintah sudah menjelaskan bahwa ada front loading, itu memang government spending di awal tahun itu besar-besaran sehingga memancing swasta dan lain-lain itu chip in dan itu memang menghasilkan 5,6 persen,” ujar Syahganda dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 23 Oktober 2026.

Menurutnya, keberhasilan pertumbuhan ekonomi tidak cukup diukur dari angka produk domestik bruto (PDB), tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah.


Salah satu indikator yang disoroti adalah nilai tukar petani (NTP), disebut meningkat dari 124 pada akhir 2024 menjadi 131 pada September 2026. Sementara itu, nilai tukar nelayan (NTN) pada September 2026 tercatat sebesar 108,85 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Di sektor ketenagakerjaan, Syahganda mengklaim rata-rata kenaikan upah buruh mencapai 6,5 persen selama dua tahun terakhir. Ia membandingkan angka tersebut dengan rata-rata kenaikan upah sekitar 1 persen pada periode sebelumnya.

“Artinya ini ada shifting paradigm di mana Bapak Presiden itu pertumbuhan itu harus inklusif. Harus diarahkan kepada orang-orang yang di lapisan bawah,” katanya.

Meski menilai terdapat kemajuan, pemerintah masih menghadapi tantangan berupa menyusutnya kelompok masyarakat kelas menengah. Sekitar 11 juta orang dari kelompok kelas menengah disebut turun ke kelompok kelas menengah bawah. Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah pada 2027.

Syahganda menambahkan, pemerintah berencana mendorong sektor industri otomotif pada tahun depan untuk memperluas penyerapan tenaga kerja, termasuk bagi kelompok kelas menengah yang terdampak tekanan ekonomi.

“Secara overall ini memang Presiden telah berhasil untuk melakukan, satu yang disebut pertumbuhan inklusif dan memastikan rakyat kita itu ikut tumbuh dalam pertumbuhan itu,” pungkasnya. rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *