Isu tersebut diangkat dalam talkshow bertajuk Ruang Teduh Ibu: Damai dan Kekuatan Dalam Diri yang digelar DPP Bidang Perempuan dan Anak Partai Nasdem, DPP Garda Wanita (Garnita) Malahayati Nasdem, dan Akademi Perempuan Nasdem di Ballroom NasDem Tower, Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.


Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-15 Partai Nasdem itu dihadiri ratusan ibu dari berbagai daerah. Acara juga diramaikan dengan pameran UMKM dan kegiatan edukatif.

Anggota Komisi I DPR sekaligus Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Nasdem, Amelia Anggraini mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi perempuan, khususnya ibu muda untuk berbagi pengalaman dan membicarakan persoalan kesehatan mental yang kerap tidak terlihat.



Menurut Amelia, kesehatan mental ibu bukan hanya tanggung jawab perempuan. Keluarga, suami, dan lingkungan sekitar perlu memberikan dukungan, terutama sejak masa kehamilan hingga setelah melahirkan.

“Perempuan perlu didengar dan dibantu untuk keluar dari mitos supermom, seolah-olah seorang ibu harus selalu sempurna. Kesehatan mental ibu menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Amelia.

Ia menegaskan, kondisi mental ibu yang sehat menjadi salah satu fondasi membangun keluarga kuat sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Anggota Bidang Perempuan dan Anak DPP Nasdem, Sherlita Nabilah menyoroti persoalan baby blues dan depresi pascamelahirkan yang perlu mendapat perhatian lebih luas.

Menurut Sherlita, salah satu tantangan yang dihadapi ibu adalah anggapan bahwa seluruh tanggung jawab pengasuhan harus ditanggung sendiri. Padahal, dukungan orang-orang terdekat penting agar ibu tidak merasa sendirian.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para ibu lebih peduli terhadap kesehatan mentalnya sekaligus menyadarkan lingkungan sekitar akan pentingnya memberikan dukungan,” kata Sherlita.

Sherlita juga menekankan pentingnya edukasi untuk meluruskan mitos seputar kehamilan, persalinan, dan pengasuhan anak agar masyarakat dapat membedakan kepercayaan turun-temurun dengan informasi medis.

Dalam kegiatan tersebut, turut disampaikan data yang dikaitkan dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bahwa sekitar 57 persen ibu di Indonesia mengalami gejala baby blues, sementara 15-24 persen di antaranya disebut berlanjut menjadi depresi pascamelahirkan.

Melalui Ruang Teduh Ibu, Nasdem berharap kesadaran terhadap kesehatan mental perempuan semakin meningkat dan lingkungan keluarga maupun masyarakat menjadi lebih suportif, sehingga ibu merasa didengar, dipahami, dan tidak harus menjalani perannya sendirian. rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *