Sekretaris Jenderal OKI, Ismail Ould Cheikh Ahmed, dalam pernyataannya menyoroti serangan menggunakan rudal balistik yang menyasar Wadi Al-Maghamis, kawasan dekat Arafat.
Menurutnya, serangan tersebut menunjukkan pengabaian pelaku terhadap kehormatan tempat suci umat Islam.
“Yang Mulia Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Bapak Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengutuk keras serangan keji yang dilakukan hari ini oleh milisi teroris Houthi terhadap Mekah, Madinah, dan provinsi Taif dan Jeddah,” ungkap pernyataan resmi OKI di X, dikutip Jumat, 25 Oktober 2026.
Ismael memperingatkan konsekuensi serius yang dapat ditimbulkan apabila serangan terus berlanjut. Dia mendesak negara-negara Muslim untuk mengambil langkah kolektif dan menunjukkan sikap tegas serta bertanggung jawab guna mencegah kelompok Houthi melanjutkan aksinya.
“Solidaritas penuh Organisasi dengan Kerajaan Arab Saudi dan dukungannya terhadap semua langkah yang diambil untuk melindungi keamanan, kedaulatan, integritas wilayah, dan keselamatan warga negara serta penduduknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ismail menegaskan bahwa pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam bukan sekadar persoalan yang menyangkut Arab Saudi, melainkan juga menyentuh kepentingan seluruh umat Muslim di dunia.
Karena itu, ia menyerukan respons internasional yang tegas serta tindakan segera untuk menghentikan serangan dan memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.
