{"id":12539,"date":"2026-06-02T15:35:51","date_gmt":"2026-06-02T08:35:51","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/06\/02\/kedekatan-prabowo-dan-megawati-wujud-persatuan-di-hari-lahir-pancasila\/"},"modified":"2026-06-02T15:35:51","modified_gmt":"2026-06-02T08:35:51","slug":"kedekatan-prabowo-dan-megawati-wujud-persatuan-di-hari-lahir-pancasila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/06\/02\/kedekatan-prabowo-dan-megawati-wujud-persatuan-di-hari-lahir-pancasila\/","title":{"rendered":"Kedekatan Prabowo dan Megawati Wujud Persatuan di Hari Lahir Pancasila"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            <br \/>Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari menegaskan, momen kebersamaan para tokoh nasional tersebut tidak ditunggangi oleh agenda politik praktis atau kepentingan terselubung.<\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                            Pemandangan adem tersebut sangat selaras dengan tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni \u201cPancasila Pemersatu Bangsa dan Pondasi Perdamaian Dunia\u201d. Menurutnya, momen ini sekaligus menjadi bukti bahwa perbedaan garis politik tidak akan pernah menghalangi komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI.<\/p>\n<p>\u201cPemandangan tersebut merupakan manifestasi dari tema Harlah Pancasila 2026: Pancasila pemersatu bangsa dan pondasi perdamaian dunia,\u201d ujar Qodari dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 2 Juni 2026.<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>Hubungan antara Prabowo dan Megawati memiliki rekam jejak sejarah yang sangat panjang dalam panggung politik nasional. Dinamika politik boleh saja membuat keduanya sempat berada di kubu yang berseberangan, namun ikatan kebangsaan mereka tidak pernah luntur.<\/p>\n<p>\u201cSelain itu, Presiden Prabowo dan Bu Mega memiliki sejarah hubungan yang panjang. Ada kalanya bersama dan berkompetisi, namun tetap satu dalam menjaga Pancasila serta persatuan dan kesatuan bangsa,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Menanggapi berbagai spekulasi dan analisis liar yang berkembang di publik mengenai adanya &#8216;deal-deal&#8217; politik di balik kedekatan tersebut, Qodari langsung menepisnya. Ia memastikan kedua tokoh bangsa itu bertemu murni dalam kapasitas kenegaraan.<\/p>\n<p>\u201cSepengetahuan saya tidak ada (agenda politik khusus). Masing-masing sedang menjalankan tugas dan peran,\u201d tegas Qodari.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, saat ini Presiden Prabowo sedang fokus penuh menjalankan roda pemerintahan lewat berbagai program pembangunan demi kesejahteraan rakyat. Di sisi lain, Megawati bersama PDIP juga tetap konsisten menjalankan peran politiknya.<\/p>\n<p>\u201cPresiden Prabowo sebagai pemerintah fokus pada menjalankan program pembangunan dan melindungi serta memajukan kesejahteraan umum. Sebaliknya Bu Mega dan PDIP memilih berada di luar pemerintahan,\u201d tutupnya. <img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/politik\/read\/2026\/06\/02\/709292\/kedekatan-prabowo-dan-megawati-wujud-persatuan-di-hari-lahir-pancasila\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari menegaskan, momen kebersamaan para tokoh nasional tersebut tidak ditunggangi oleh agenda politik praktis atau kepentingan terselubung. Pemandangan adem tersebut sangat selaras dengan tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni \u201cPancasila Pemersatu Bangsa dan Pondasi Perdamaian Dunia\u201d. Menurutnya, momen ini sekaligus menjadi bukti bahwa perbedaan garis politik tidak akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12540,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-12539","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-politics"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12539","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12539"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12539\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12540"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}