{"id":12646,"date":"2026-06-04T02:54:26","date_gmt":"2026-06-03T19:54:26","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/06\/04\/pbb-dorong-implementasi-segera-prinsip-bisnis-berbasis-ham-di-indonesia\/"},"modified":"2026-06-04T02:54:26","modified_gmt":"2026-06-03T19:54:26","slug":"pbb-dorong-implementasi-segera-prinsip-bisnis-berbasis-ham-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/06\/04\/pbb-dorong-implementasi-segera-prinsip-bisnis-berbasis-ham-di-indonesia\/","title":{"rendered":"PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            <br \/>Hal itu disampaikan Business and Human Rights Specialist UNDP Indonesia, Sagita Adesywi, dalam Lokakarya dan Konsultasi Publik Bersama Media, di Bandung, Jawa Barat, Rabu 3 Juni 2026.<\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                            Dalam Lokakarya yang diselenggarakan UNDP bekerjasama dengan Kementerian HAM ini, prinsip bisnis berbasis HAM menjadi salah satu yang mempengaruhi potensi ekonomi bagi korporasi-korporasi di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cContoh isu bisnis dan HAM teman-teman bisa perhatikan dari isu di sektor pertambangan misalnya. Dimana, aktivitas pertambangan berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan, serta menimbulkan konflik dengan komunitas lokal,\u201d ujar Sagita.<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>Belum lagi, Sagita memerhatikan, tren bisnis global saat ini yang menunjukkan 2\/3 dari entitas terkaya di dunia saat ini adalar perusahaan multinational bukan pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cAda perusahaan minyak yang lebih kaya daripada banyak pemerintah di Asia, seperti Walmart dan McDonald\u2019s yang termasuk lima besar pemberi kerja swasta terbesar di dunia, dan pendapatan perusahaan besar seperti Apple bahkan melebihi negara-negara besar,\u201d kata Sagita.<\/p>\n<p>Isu bisnis dalam HAM yang paling nyata dan dirasakan masyarakat, dipaparkan Sagita, bahkan dapat ditelaah pada banyak produk yang digunakan sehari-hari, seperti elektronik, pakaian, hingga makanan, karena memiliki ranta pasok yang panjang dan beresiko.<\/p>\n<p>\u201cNegara wajib melindungi rakyat dari pelanggaran HAM oleh bisnis,&#8221; kata Sagita.<img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/politik\/read\/2026\/06\/04\/709510\/pbb-dorong-implementasi-segera-prinsip-bisnis-berbasis-ham-di-indonesia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hal itu disampaikan Business and Human Rights Specialist UNDP Indonesia, Sagita Adesywi, dalam Lokakarya dan Konsultasi Publik Bersama Media, di Bandung, Jawa Barat, Rabu 3 Juni 2026. Dalam Lokakarya yang diselenggarakan UNDP bekerjasama dengan Kementerian HAM ini, prinsip bisnis berbasis HAM menjadi salah satu yang mempengaruhi potensi ekonomi bagi korporasi-korporasi di Indonesia. \u201cContoh isu bisnis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12647,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-12646","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12646","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12646"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12646\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12647"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12646"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12646"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12646"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}