{"id":16558,"date":"2026-07-28T08:03:03","date_gmt":"2026-07-28T01:03:03","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/07\/28\/pw-gnpk-ri-kalbar-soroti-lambatnya-urus-berkas-roya-di-bpn-padahal-aturan-cuma-5-hari\/"},"modified":"2026-07-28T08:03:03","modified_gmt":"2026-07-28T01:03:03","slug":"pw-gnpk-ri-kalbar-soroti-lambatnya-urus-berkas-roya-di-bpn-padahal-aturan-cuma-5-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/07\/28\/pw-gnpk-ri-kalbar-soroti-lambatnya-urus-berkas-roya-di-bpn-padahal-aturan-cuma-5-hari\/","title":{"rendered":"PW GNPK RI Kalbar Soroti Lambatnya Urus Berkas ROYA di BPN, Padahal Aturan Cuma 5 Hari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>PONTIANAK, Kabar Terbaru \u2013 PW GNPK RI Kalimantan Barat menerima laporan dari masyarakat terkait penyelesaian berkas ROYA yang memakan waktu hingga kurang lebih 1 tahun.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Ketua PW GNPK RI Kalbar, Ellysius Aidy kepada awak media kalbar \/ Kabarterbaru.info di Pontianak, Senin (27\/7\/2026).<\/p>\n<p>\u201cPada hal coba baca Peraturan Menteri ATR\/BPN No. 1 Tahun 2021 jangka waktunya 5 hari,\u201d kata Ellysius.<\/p>\n<p><strong>Aturan vs Realita di Lapangan<\/strong><br \/>Berdasarkan Peraturan Menteri ATR\/BPN No. 1 Tahun 2021, layanan penghapusan hak tanggungan atau ROYA seharusnya dapat diselesaikan dalam waktu 5 hari kerja sejak berkas dinyatakan lengkap.<\/p>\n<p>Namun kenyataan di lapangan berbeda. Warga harus menunggu berbulan-bulan bahkan sampai 1 tahun untuk mendapatkan sertifikat yang sudah bebas hak tanggungan.<\/p>\n<p>\u201cHal ini sangat membuat rakyat kecewa. Kerja lah secara profesional,\u201d tegas Ellysius.<\/p>\n<p><strong>Dampak ke Masyarakat<\/strong><br \/>Keterlambatan pengurusan ROYA berdampak langsung ke masyarakat. Sertifikat yang belum di-ROYA tidak bisa digunakan untuk agunan bank, jual-beli, waris, maupun urusan administrasi lainnya.<\/p>\n<p>Padahal kewajiban sudah dipenuhi, angsuran kredit sudah lunas, tapi hak hukum masyarakat tertahan karena pelayanan yang lambat.<\/p>\n<p><strong>Desakan PW GNPK RI<\/strong><br \/>PW GNPK RI Kalbar mendesak Kantor Pertanahan di seluruh Kalbar untuk:<\/p>\n<p>1. Patuh pada aturan Permen ATR\/BPN No. 1 Tahun 2021, maksimal 5 hari kerja<br \/>2. Transparan terkait alur, biaya, dan waktu penyelesaian layanan<br \/>3. Bertanggung jawab jika terjadi keterlambatan tanpa alasan jelas<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai pelayanan publik yang sederhana justru menjadi celah pungli dan mempersulit masyarakat,\u201d pungkasnya. (Amad)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/pw-gnpk-ri-kalbar-soroti-lambatnya-urus-berkas-roya-di-bpn-padahal-aturan-cuma-5-hari\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pw-gnpk-ri-kalbar-soroti-lambatnya-urus-berkas-roya-di-bpn-padahal-aturan-cuma-5-hari\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK, Kabar Terbaru \u2013 PW GNPK RI Kalimantan Barat menerima laporan dari masyarakat terkait penyelesaian berkas ROYA yang memakan waktu hingga kurang lebih 1 tahun. Hal itu disampaikan Ketua PW GNPK RI Kalbar, Ellysius Aidy kepada awak media kalbar \/ Kabarterbaru.info di Pontianak, Senin (27\/7\/2026). \u201cPada hal coba baca Peraturan Menteri ATR\/BPN No. 1 Tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16559,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-16558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16558"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16558\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}