{"id":17065,"date":"2026-08-03T11:35:40","date_gmt":"2026-08-03T04:35:40","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/08\/03\/72-migran-tewas-dalam-eksodus-massal-ke-ceuta-spanyol\/"},"modified":"2026-08-03T11:35:40","modified_gmt":"2026-08-03T04:35:40","slug":"72-migran-tewas-dalam-eksodus-massal-ke-ceuta-spanyol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/08\/03\/72-migran-tewas-dalam-eksodus-massal-ke-ceuta-spanyol\/","title":{"rendered":"72 Migran Tewas dalam Eksodus Massal ke Ceuta Spanyol"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <!-- News Part 2 --><br \/>\n                                <br \/>Hingga Senin, 3 Agustus 2026, sedikitnya 72 orang dilaporkan meninggal dunia setelah puluhan ribu migran nekat berenang dari Maroko menuju wilayah Spanyol dalam krisis migrasi terbesar yang pernah melanda kawasan tersebut.<\/p>\n<p>                                <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                                &#8220;Angka terbaru yang kami miliki adalah 72,&#8221; ungkap pejabat pemerintah Spanyol di Ceuta, Miguel Angel Perez Triano kepada wartawan saat menjawab pertanyaan mengenai jumlah korban tewas.\u00a0<\/p>\n<p>Sebelumnya, otoritas melaporkan 67 korban meninggal.<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                                <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                                <br \/>Pemerintah memperkirakan sekitar 60 ribu migran sempat memasuki Ceuta dalam eksodus massal tersebut. Namun, sebagian besar telah kembali secara sukarela ke Maroko dalam kurun 48 jam.\u00a0<\/p>\n<p>Pada Minggu, 2 Agustus 2026, situasi di Ceuta mulai berangsur normal meski aparat kepolisian dan militer Spanyol masih disiagakan di berbagai titik untuk mengantisipasi gelombang susulan.<\/p>\n<p>Di sekitar pelabuhan Ceuta, pasukan Spanyol masih mengamankan sejumlah migran yang tertinggal.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, tim penyelamat terus menyisir perairan di sekitar pagar perbatasan yang membentang hingga Laut Mediterania.\u00a0<\/p>\n<p>Pengamanan juga diperketat dengan pemasangan penghalang terapung sepanjang 500 meter, sementara aparat Garda Sipil mengawal proses pemulangan migran menuju perbatasan Maroko.<\/p>\n<p>Madrid menuding jaringan kriminal sebagai pihak yang memanfaatkan situasi dengan menyebarkan rumor bahwa putusan terbaru Mahkamah Agung Spanyol akan mempermudah migran memasuki negara itu.\u00a0<\/p>\n<p>Sejumlah migran mengaku mendengar kabar bahwa perbatasan telah dibuka, sebelum informasi tersebut menyebar luas melalui media sosial dan memicu eksodus besar-besaran.<\/p>\n<p>Krisis di Ceuta kini berkembang menjadi persoalan politik di tingkat Eropa. Sebanyak 22 negara anggota Uni Eropa mendesak digelarnya pertemuan darurat untuk menyusun respons bersama guna mencegah penyeberangan ilegal berikutnya.\u00a0<\/p>\n<p>Di saat yang sama, Italia memutuskan menangguhkan selama satu bulan penerapan Perjanjian Schengen dengan Spanyol.<img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/dunia\/read\/2026\/08\/03\/716891\/72-migran-tewas-dalam-eksodus-massal-ke-ceuta-spanyol\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hingga Senin, 3 Agustus 2026, sedikitnya 72 orang dilaporkan meninggal dunia setelah puluhan ribu migran nekat berenang dari Maroko menuju wilayah Spanyol dalam krisis migrasi terbesar yang pernah melanda kawasan tersebut. &#8220;Angka terbaru yang kami miliki adalah 72,&#8221; ungkap pejabat pemerintah Spanyol di Ceuta, Miguel Angel Perez Triano kepada wartawan saat menjawab pertanyaan mengenai jumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17066,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-17065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17065"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17065\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}