{"id":17756,"date":"2026-08-12T20:16:54","date_gmt":"2026-08-12T13:16:54","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/08\/12\/izin-penyelenggara-acara-harus-dievaluasi-buntut-promosi-miras-pakai-hafalan-ayat\/"},"modified":"2026-08-12T20:16:54","modified_gmt":"2026-08-12T13:16:54","slug":"izin-penyelenggara-acara-harus-dievaluasi-buntut-promosi-miras-pakai-hafalan-ayat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/08\/12\/izin-penyelenggara-acara-harus-dievaluasi-buntut-promosi-miras-pakai-hafalan-ayat\/","title":{"rendered":"Izin Penyelenggara Acara Harus Dievaluasi Buntut Promosi Miras Pakai Hafalan Ayat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div id=\"fontResizableText\">\n                        <!-- News Part 1 --><\/p>\n<div class=\"news_part_1\">\n                            <img decoding=\"async\" style=\"height: 16px;\" alt=\"rmol news logo\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/07461304122020_15x.png\"\/>  Promosi minuman keras (miras) merek Newport melalui tantangan hafalan Surat Ad-Duha di acara musik The Sounds Project menuai kecaman Anggota Komisi XIII DPR RI, Rofik Hananto.\u00a0                        <\/div>\n<p>                        <!-- Home di Bawah Slide --><\/p>\n<p>                        <!-- Di Atas Berita Terkait> --><\/p>\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-md-9 col-lg-9 col-xs-12\">\n<p>                                <!-- News Part 2 --><br \/>\n                                <br \/>Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menilai aksi tersebut telah melampaui batas etika dan perlu ditindak secara tegas, objektif, serta transparan.<\/p>\n<p>                                <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                                \u201cIni bukan sekadar pelanggaran ketertiban ruang publik, melainkan sudah masuk ke ranah dugaan penistaan agama yang sangat melukai hati umat Islam,\u201d tegas Rofik, Rabu, 12 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Rofik menilai penggunaan ayat Al-Qur\u2019an dalam promosi miras tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga berpotensi mencederai kerukunan umat beragama di Indonesia.<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                                <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                                <br \/>\u201cKami mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan memproses penyelenggara acara maupun pengelola merek Newport. Selain itu, kami meminta pemerintah daerah bertindak tegas dengan mengevaluasi hingga mencabut izin operasional maupun izin penyelenggaraan acara publik yang membiarkan pelanggaran moral seperti ini terjadi,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Ia mengajak publik untuk mempercayakan dan mengawal kasus ini agar diproses secara adil oleh kepolisian demi menjaga stabilitas keamanan bersama.<\/p>\n<p>&#8220;Negara tidak boleh kalah oleh oknum yang mencari keuntungan dengan cara melecehkan agama,\u201d ujar Rofik. <img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div id=\"\">\n<p>Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di <b>Google News<\/b>.<br \/>Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/politik\/read\/2026\/08\/12\/718012\/izin-penyelenggara-acara-harus-dievaluasi-buntut-promosi-miras-pakai-hafalan-ayat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Promosi minuman keras (miras) merek Newport melalui tantangan hafalan Surat Ad-Duha di acara musik The Sounds Project menuai kecaman Anggota Komisi XIII DPR RI, Rofik Hananto.\u00a0 Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menilai aksi tersebut telah melampaui batas etika dan perlu ditindak secara tegas, objektif, serta transparan. \u201cIni bukan sekadar pelanggaran ketertiban ruang publik, melainkan sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17757,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-17756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17756"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17756\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17757"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}