{"id":18022,"date":"2026-08-16T15:50:34","date_gmt":"2026-08-16T08:50:34","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/08\/16\/jalur-alternatif-darat-penghubung-ende-nagekeo-masih-terputus\/"},"modified":"2026-08-16T15:50:34","modified_gmt":"2026-08-16T08:50:34","slug":"jalur-alternatif-darat-penghubung-ende-nagekeo-masih-terputus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/08\/16\/jalur-alternatif-darat-penghubung-ende-nagekeo-masih-terputus\/","title":{"rendered":"Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <!-- News Part 2 --><br \/>\n                                <br \/>Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menjelaskan, kawasan yang saling terhubung masih ada yang lumpuh, karena akses darat terdampak gempa bumi.<\/p>\n<p>                                <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                                &#8220;Terkait akses mobilitas logistik dan evakuasi, jalur lintas darat Larantuka-Maumere terpantau sudah terhubung dan dapat dilalui,&#8221; ujar dia dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.<\/p>\n<p>&#8220;Namun, tim penanganan masih berupaya mencari jalur alternatif lain lantaran akses jalan darat penghubung Ende-Nagekeo hingga kini masih terputus akibat gempa,&#8221; sambung Berton.<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                                <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                                <br \/>Kendati begitu, BNPB telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk melakukan langkah percepatan penanganan pasca bencana gempa magnitudo 7,7 pada Sabtu kemarin, 15 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Kata Berton, sebagai respons eskalasi bencana, Pemerintah Provinsi NTT tengah memproses surat keputusan untuk menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Langkah serupa juga telah diambil secara resmi di tingkat kabupaten\/kota terdampak,&#8221; sambungnya menegaskan.<\/p>\n<p>Dalam catatan BNPB, Kabupaten Manggarai telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 90 hari sejak 15 Agustus hingga 13 November 2026 melalui Keputusan Bupati No. 319\/2026, yang diikuti dengan pembentukan pos komando lewat Keputusan No. 320\/2026.<\/p>\n<p>Selain itu, Kabupaten Ngada juga memberlakukan masa Tanggap Darurat Bencana dan pembentukan Pos Komando selama 30 hari hingga 15 September 2026 melalui Keputusan Bupati No.441 dan No. 442\/KEP\/HK\/2026.<\/p>\n<p>&#8220;Selanjutnya, Kabupaten Manggarai Timur juga menetapkan status siaga darurat bencana hingga 4 September 2026 melalui Keputusan Bupati No HK\/141\/Tahun 2026,&#8221; tambah Berton.<\/p>\n<p>Sementara itu, hingga saat ini tim gabungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih bersiaga menyisir lokasi untuk melakukan pendataan dan verifikasi lanjutan.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk mendukung layanan medis kedaruratan, sebuah Rumah Sakit Lapangan telah didirikan dan beroperasi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai,&#8221; demikian Berton menutup. <img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/nusantara\/read\/2026\/08\/16\/718482\/jalur-alternatif-darat-penghubung-ende-nagekeo-masih-terputus\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menjelaskan, kawasan yang saling terhubung masih ada yang lumpuh, karena akses darat terdampak gempa bumi. &#8220;Terkait akses mobilitas logistik dan evakuasi, jalur lintas darat Larantuka-Maumere terpantau sudah terhubung dan dapat dilalui,&#8221; ujar dia dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026. &#8220;Namun, tim penanganan masih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18023,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-18022","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18022","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18022"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18022\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}