{"id":1861,"date":"2024-06-19T08:25:23","date_gmt":"2024-06-19T08:25:23","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/06\/19\/kemasan-amdk-berbahan-polikarbonat-tak-sebabkan-anak-autis\/"},"modified":"2024-06-19T08:25:23","modified_gmt":"2024-06-19T08:25:23","slug":"kemasan-amdk-berbahan-polikarbonat-tak-sebabkan-anak-autis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/06\/19\/kemasan-amdk-berbahan-polikarbonat-tak-sebabkan-anak-autis\/","title":{"rendered":"Kemasan AMDK Berbahan Polikarbonat Tak Sebabkan Anak Autis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- Di Bawah Berita Terkait> --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            <br \/>\u201cTidak ada kajian tentang pengaruh air dari galon guna ulang biru dengan penyakit autis pada anak, belum ada buktinya juga,\u201d kata Guru Besar Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Rini Sekartini, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Rabu (19\/6).<\/p>\n<p>Menurutnya, sejauh ini belum ada bukti akurat menyangkut hal itu, meski dulu pernah ada penelitian yang mendukung pengaruh zat tembaga logam terhadap penyebab autis. Tapi nyatanya belum ada kesimpulan yang membenarkan hal itu.<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>Itulah yang membuat penelitian terkait korelasi keduanya makin jarang dilakukan, dan pencarian penyebab autis tidak lagi jadi perhatian sampai saat ini.<\/p>\n<p>Soal AMDK, Rini menyebut air galon guna ulang biru justru sangat baik untuk kesehatan, karena mengandung mineral yang sangat dibutuhkan tubuh manusia.<\/p>\n<p>\u201cKalau dikatakan bisa menyebabkan autis, seharusnya sudah banyak anak-anak di Indonesia yang menderita autis, karena yang minum air galon kan banyak. Nyatanya yang autis bisa dihitung jari,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sejauh ini autisme diketahui menyangkut masalah gangguan perilaku pada anak yang disebabkan banyak faktor, salah satunya genetik, riwayat prematur, riwayat kejang pada masa bayi, dan infeksi masa lampau.<\/p>\n<p>                            \u201cBiasanya pada anak autis tidak dicari penyebabnya. Pemeriksaan darah dan CT Scan biasanya tidak kita lakukan, kita langsung masuk ke intervensi untuk penanganannya,\u201d kata Rini.<\/p>\n<p>Sebab itu, menurutnya tidak tepat bila anak autis dihubungkan dengan penggunaan AMDK.<img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<div class=\"text-center border mb-4 mt-4 rounded\">\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMPnniQswxPybAw?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;r=1\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Google News<\/b><\/a>.<br \/>Untuk mengikuti silakan <b>klik tanda bintang.<\/b><\/p>\n<\/div>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v14.0&#038;appId=593163638143624&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"ZQc4Q5BS\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/nusantara\/read\/2024\/06\/19\/624978\/kemasan-amdk-berbahan-polikarbonat-tak-sebabkan-anak-autis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTidak ada kajian tentang pengaruh air dari galon guna ulang biru dengan penyakit autis pada anak, belum ada buktinya juga,\u201d kata Guru Besar Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Rini Sekartini, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Rabu (19\/6). Menurutnya, sejauh ini belum ada bukti akurat menyangkut hal itu, meski [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1862,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1861"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1861\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}