{"id":18753,"date":"2026-08-25T23:11:17","date_gmt":"2026-08-25T16:11:17","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/08\/25\/pembentukan-buk-migas-harus-memperkuat-prinsip-pasal-33-uud-1945\/"},"modified":"2026-08-25T23:11:17","modified_gmt":"2026-08-25T16:11:17","slug":"pembentukan-buk-migas-harus-memperkuat-prinsip-pasal-33-uud-1945","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/08\/25\/pembentukan-buk-migas-harus-memperkuat-prinsip-pasal-33-uud-1945\/","title":{"rendered":"Pembentukan BUK Migas Harus Memperkuat Prinsip Pasal 33 UUD 1945"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <!-- News Part 2 --><br \/>\n                                \u00a0<br \/>Hal itu disampaikan politisi senior PKS Mulyanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2026.<\/p>\n<p>                                <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                                Menurut dia, rencana sebagai upaya untuk memberikan kepastian kelembagaan dalam pengelolaan sektor hulu migas nasional\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSesuai amanat putusan MK tersebut, pembentuk undang-undang harus menghadirkan kelembagaan pengganti BP Migas yang lebih kuat dan sesuai dengan prinsip penguasaan negara atas sumber daya alam sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. Dengan terbentuknya BUK Migas, keberadaan SKK Migas yang selama ini bersifat sementara sebagai satuan kerja di bawah Kementerian ESDM dengan sendirinya dibubarkan,\u201d ucap Mulyanto.<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                                <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                                <br \/>Lanjut dia, penguatan kelembagaan hulu migas ini tentu merupakan langkah positif yang sudah lama ditunggu.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cIndonesia membutuhkan lembaga yang memiliki kewenangan kuat, profesional, transparan, dan mampu mengoptimalkan pengusahaan sumber daya migas bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Masih kata Mulyanto, Putusan MK pada prinsipnya menghendaki hadirnya kelembagaan pengelola migas yang menjalankan fungsi negara secara lebih utuh.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, dalam pembahasan RUU Migas berkembang desain kelembagaan BUK Migas yang mengintegrasikan fungsi regulator sekaligus operator, sehingga pengelolaan sumber daya migas nasional dapat berlangsung lebih efektif,\u201d ungkap dia.<\/p>\n<p>Sambung Mulyanto, saat ini kedua fungsi tersebut secara kelembagaan masih terpisah. Pertamina menjalankan peran utama sebagai operator BUMN di sektor migas, sedangkan SKK Migas menjalankan fungsi pengelolaan dan pengawasan kegiatan usaha hulu migas.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPembentukan BUK Migas karena itu akan menjadi perubahan penting dalam arsitektur kelembagaan migas nasional,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/bisnis\/read\/2026\/08\/25\/719537\/pembentukan-buk-migas-harus-memperkuat-prinsip-pasal-33-uud-1945\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0Hal itu disampaikan politisi senior PKS Mulyanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2026. Menurut dia, rencana sebagai upaya untuk memberikan kepastian kelembagaan dalam pengelolaan sektor hulu migas nasional\u00a0 \u201cSesuai amanat putusan MK tersebut, pembentuk undang-undang harus menghadirkan kelembagaan pengganti BP Migas yang lebih kuat dan sesuai dengan prinsip penguasaan negara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18754,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-18753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-politics"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18753"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18753\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}