{"id":1877,"date":"2024-06-19T16:56:05","date_gmt":"2024-06-19T16:56:05","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/06\/19\/eki-dianiaya-dengan-sangat-kejam\/"},"modified":"2024-06-19T16:56:05","modified_gmt":"2024-06-19T16:56:05","slug":"eki-dianiaya-dengan-sangat-kejam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/06\/19\/eki-dianiaya-dengan-sangat-kejam\/","title":{"rendered":"Eki Dianiaya dengan Sangat Kejam"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>\t\t\t\t\t\t\t<!-- Di Bawah Berita Terkait> --><\/p>\n<p>\t\t\t\t\t\t\t<!-- News Part 2 --><br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t<br \/>Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas) Mabes Polri, Irjen Sandi Nugroho, mengatakan, Eki mengalami banyak luka di tubuhnya. <\/p>\n<p>&#8220;Ananda Eki dan ananda Vina mendapat perlakuan yang sangat kejam,&#8221; kata kata Sandi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (19\/6). <br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>\t\t\t\t\t\t\t<!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t<br \/>Menurut Sandi, Eki mengalami luka cukup parah, di mana lehernya patah, rahang atas dan rahang bawah juga patah.<\/p>\n<p>&#8220;Ada luka terbuka akibat senjata tajam, dimungkinkan di sana akibat benda tumpul juga ada,&#8221; kata Sandi.<\/p>\n<p>Dari luka tersebut, Eki ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di TKP. Sedangkan Vina saat kejadian dalam kondisi hidup. <\/p>\n<p>Vina dinyatakan meninggal dunia saat berada rumah sakit.<\/p>\n<p>&#8220;Kejadian ini adalah kejadian pembunuhan yang cukup sadis, bahkan bisa dibilang sangat sadis,&#8221; kata Sandi. <\/p>\n<p>Sebagai informasi, kasus pembunuhan Vina dan Eki terjadi di Cirebon pada 27 Agustus 2016 <\/p>\n<p>Dalam kasus ini, Pengadilan Negeri (PN) Cirebon telah memvonis tujuh orang tersangka dengan pidana penjara seumur hidup. <\/p>\n<p>Mereka adalah Rivaldi Aditya Wardana, Eko Ramadhani, Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, dan Sudirman. Sementara seorang anak di bawah umur berinisial STA divonis dengan hukuman 8 tahun penjara. \u00a0<\/p>\n<p>Namun belakangan ada sosok baru bernama Pegi Setiawan alias Pegi Perong yang dijadikan tersangka.<img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<div class=\"text-center border mb-4 mt-4 rounded\">\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMPnniQswxPybAw?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;r=1\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Google News<\/b><\/a>.<br \/>Untuk mengikuti silakan <b>klik tanda bintang.<\/b><\/p>\n<\/div>\n<p>\t\t\t\t\t\t\t<!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v14.0&#038;appId=593163638143624&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"ZQc4Q5BS\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/read\/2024\/06\/19\/625055\/polri-buka-hasil-visum-eki-dianiaya-dengan-sangat-kejam\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas) Mabes Polri, Irjen Sandi Nugroho, mengatakan, Eki mengalami banyak luka di tubuhnya. &#8220;Ananda Eki dan ananda Vina mendapat perlakuan yang sangat kejam,&#8221; kata kata Sandi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (19\/6). Menurut Sandi, Eki mengalami luka cukup parah, di mana lehernya patah, rahang atas dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1878,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1877","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1877","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1877"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1877\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1877"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1877"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1877"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}