{"id":21083,"date":"2026-09-26T17:16:58","date_gmt":"2026-09-26T10:16:58","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/09\/26\/seniman-besar-yang-sangat-mencintai-indonesia\/"},"modified":"2026-09-26T17:16:58","modified_gmt":"2026-09-26T10:16:58","slug":"seniman-besar-yang-sangat-mencintai-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/09\/26\/seniman-besar-yang-sangat-mencintai-indonesia\/","title":{"rendered":"Seniman Besar yang Sangat Mencintai Indonesia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <!-- News Part 2 --><br \/>\n                                <br \/>SBY mengatakan, perbincangannya dengan Guruh saat itu lebih banyak membahas peran seni dan budaya dalam pembangunan bangsa, bukan persoalan politik.<\/p>\n<p>                                <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                                &#8220;Cukup lama kami berbincang-bincang tentang banyak hal, mendengarkan pikiran-pikiran beliau, bukan justru bukan di bidang politik, tapi apa yang bisa dilakukan bangsa ini melalui pendekatan budaya, pendekatan seni. Sangat-sangat menarik,\u201d ungkapnya kepada wartawan, Sabtu, 26 September 2026.<\/p>\n<p>Hubungan keduanya tetap terjaga meski tidak sering bertemu. SBY mengatakan, pertemuan terakhirnya dengan Guruh terjadi sekitar dua tahun lalu dalam sebuah pameran lukisan yang digelar Kompas.<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                                <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                                <br \/>&#8220;Kemudian kami juga tetap menjaga silaturahim kami, meskipun tidak terlalu sering. Dua tahun yang lalu barangkali farewell saya dengan beliau, kami sama-sama diundang untuk menyumbangkan lukisan-lukisan kami dalam pameran lukisan yang diselenggarakan oleh Kompas,\u201d kata Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, keduanya kembali berbincang mengenai karya seni. SBY menyebut dirinya dan Guruh sama-sama menyumbangkan dua lukisan dengan corak yang disebutnya memiliki kemiripan.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak, kalau tidak salah Mas Guruh menyumbangkan dua lukisannya, saya juga sama, dan corak ataupun aliran dari lukisan kebetulan mirip. Beliau seorang realis dengan karyanya yang luar biasa, saya juga belajar menjadi realis impresionis. Di situlah kami dengan santai berbincang-bincang kembali dengan Mas Guruh,\u201d kenangnya.<\/p>\n<p>SBY juga mengenang sejumlah karya Guruh yang telah dikenal luas masyarakat, termasuk lagu &#8220;Kala Sang Surya Tenggelam&#8221; dan &#8220;Galih dan Ratna&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Dan kita semua mengenal beliau, karya-karyanya. Barangkali masih ingat kita, ada mahakarya beliau, nyanyian beliau yang berjudul Kala Sang Surya Tenggelam yang dinyanyikan oleh Chrisye. Ada juga Galih dan Ratna,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bagi SBY, Guruh akan dikenang sebagai seniman dan budayawan besar yang memiliki kecintaan kuat terhadap Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Dan yang penting mengenang Guruh Soekarnoputra, mengenang seniman budayawan besar Indonesia, mengenang seseorang yang sangat mencintai negaranya, memiliki nasionalisme yang positif, dadanya berkobar-kobar apa yang bisa dilakukan oleh bangsa Indonesia,\u201d demikian SBY.<img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/politik\/read\/2026\/09\/26\/723018\/sby-kenang-guruh-seniman-besar-yang-sangat-mencintai-indonesia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SBY mengatakan, perbincangannya dengan Guruh saat itu lebih banyak membahas peran seni dan budaya dalam pembangunan bangsa, bukan persoalan politik. &#8220;Cukup lama kami berbincang-bincang tentang banyak hal, mendengarkan pikiran-pikiran beliau, bukan justru bukan di bidang politik, tapi apa yang bisa dilakukan bangsa ini melalui pendekatan budaya, pendekatan seni. Sangat-sangat menarik,\u201d ungkapnya kepada wartawan, Sabtu, 26 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21084,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-21083","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21083","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21083"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21083\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21084"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21083"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21083"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21083"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}