{"id":21512,"date":"2026-10-03T12:39:48","date_gmt":"2026-10-03T05:39:48","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/10\/03\/diduga-bunuh-istri-di-selakau-suami-diamankan-di-pontianak-kurang-dari-24-jam\/"},"modified":"2026-10-03T12:39:48","modified_gmt":"2026-10-03T05:39:48","slug":"diduga-bunuh-istri-di-selakau-suami-diamankan-di-pontianak-kurang-dari-24-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/10\/03\/diduga-bunuh-istri-di-selakau-suami-diamankan-di-pontianak-kurang-dari-24-jam\/","title":{"rendered":"Diduga Bunuh Istri di Selakau, Suami Diamankan di Pontianak Kurang dari 24 Jam"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>PONTIANAK, MEDIA KALBAR \u2014 Pelarian W, pria yang diduga membunuh istrinya, L, di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, berakhir di Pontianak. Tim gabungan kepolisian mengamankannya pada Jumat (2\/10\/2026), dalam waktu kurang dari 24 jam.<\/p>\n<p>Menurut polisi, W mengakui perbuatannya saat diamankan. Penyidik kini mendalami rangkaian kejadian dan motif kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.<\/p>\n<p>Korban ditemukan meninggal di kamar rumahnya sekitar pukul 06.00 WIB oleh kedua anaknya. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka akibat benda tajam.<\/p>\n<p>Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Suwandi, S.H., M.H., mengatakan penyelidikan awal mengarah kepada W karena korban diketahui masih bersama suaminya pada malam sebelum kejadian.<\/p>\n<p>Ketika korban ditemukan meninggal pada pagi hari, W sudah tidak berada di rumah. Polisi menduga ia melarikan diri menuju Pontianak.<\/p>\n<p>Informasi tersebut ditindaklanjuti melalui penyelidikan dan pengejaran oleh tim gabungan Satreskrim Polres Sambas, Resmob dan IT Ditreskrimum Polda Kalbar, serta Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya.<\/p>\n<p>Pengejaran itu berujung pada pengamanan W di Pontianak. Suwandi menyampaikan, meski W telah mengakui perbuatannya, penyidik masih mendalami rangkaian kejadian serta motif di balik kasus tersebut.<\/p>\n<p>Kapolres Sambas, AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih Wiyono, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi personel di lapangan.<\/p>\n<p>Sadoko menegaskan, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap perkara secara menyeluruh. Kronologi, motif, dan sejumlah fakta lain yang berkaitan dengan kematian korban masih ditelusuri sesuai prosedur hukum.<\/p>\n<p>Dalam keterangan yang disampaikan, polisi belum menjelaskan motif maupun kronologi rinci dugaan pembunuhan tersebut.<\/p>\n<p>Polres Sambas mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya ancaman, kekerasan dalam rumah tangga, atau potensi tindak pidana lainnya. Polisi juga meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi konflik agar persoalan dapat ditangani sedini mungkin.(rai)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/diduga-bunuh-istri-di-selakau-suami-diamankan-di-pontianak-kurang-dari-24-jam\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=diduga-bunuh-istri-di-selakau-suami-diamankan-di-pontianak-kurang-dari-24-jam\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK, MEDIA KALBAR \u2014 Pelarian W, pria yang diduga membunuh istrinya, L, di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, berakhir di Pontianak. Tim gabungan kepolisian mengamankannya pada Jumat (2\/10\/2026), dalam waktu kurang dari 24 jam. Menurut polisi, W mengakui perbuatannya saat diamankan. Penyidik kini mendalami rangkaian kejadian dan motif kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Korban ditemukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21513,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-21512","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21512"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21512\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}