{"id":22820,"date":"2026-10-22T01:50:38","date_gmt":"2026-10-21T18:50:38","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/10\/22\/prabowo-dan-dpr-harus-dengarkan-desakan-gibran-mundur-dari-wapres\/"},"modified":"2026-10-22T01:50:38","modified_gmt":"2026-10-21T18:50:38","slug":"prabowo-dan-dpr-harus-dengarkan-desakan-gibran-mundur-dari-wapres","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/10\/22\/prabowo-dan-dpr-harus-dengarkan-desakan-gibran-mundur-dari-wapres\/","title":{"rendered":"Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                                <!-- News Part 2 --><br \/>\n                                <br \/>Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Oktober 2026.<\/p>\n<p>                                <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                                &#8220;Jadi, DPP PDI Perjuangan menerima surat terbuka yang ditujukan kepada saudara Gibran Rakabuming Raka: Menjaga Marwah Konstitusi, Etika Bernegara, dan Legitimasi Kepemimpinan Nasional dari Forum Guru Besar Indonesia,&#8221; kata Hasto.<\/p>\n<p>Hasto menegaskan bahwa aspirasi dari para akademisi tersebut merupakan bentuk suara nurani yang patut menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto dan juga partai politik yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                                <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                                <br \/>&#8220;Suara-suara seperti inilah yang juga harus didengarkan oleh Presiden Prabowo, oleh partai-partai di DPR,&#8221; kata Hasto.<\/p>\n<p>Dalam surat terbuka tersebut, para guru besar menyoroti tiga poin utama, yakni runtuhnya keteladanan dan etika bernegara, timbulnya krisis legitimasi di mata generasi muda serta institusi pendidikan, hingga potensi beban politik bagi kepemimpinan nasional dan stabilitas negara.<\/p>\n<p>Atas dasar itu, Hasto menilai bahwa sosok pemimpin yang peka seharusnya melakukan otokritik dan mengambil langkah korektif demi kepentingan bangsa.<\/p>\n<p>&#8220;Demi kepentingan bangsa dan negara, demi keteladanan, demi dihormatinya etika, ya lebih baik melakukan upaya korektif. Di surat ini disebutkan dengan mengundurkan diri,&#8221; kata Hasto.<\/p>\n<p>Lebih jauh, Hasto menegaskan bahwa menjaga etika dan norma fundamental dalam berpolitik harus dikedepankan ketimbang kepentingan kekuasaan semata.<\/p>\n<p>&#8220;Buat apa menjadi pemimpin tanpa mendengarkan suara rakyat dan tanpa ada upaya untuk membangun suatu etika dan kebenaran dalam politik,&#8221; pungkas Hasto.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Forum Guru Besar Indonesia mendesak Gibran mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden melalui surat terbuka bertajuk \u201cMenjaga Marwah Konstitusi, Etika Bernegara, dan Legitimasi Kepemimpinan Nasional\u201d.<\/p>\n<p>Surat tertanggal 19 Oktober 2026 itu ditandatangani ratusan guru besar dan disampaikan sebagai bentuk keprihatinan atas Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Perkara Nomor 01\/PHPU.PRES-XXIV\/2026 terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024.<img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/politik\/read\/2026\/10\/22\/725816\/prabowo-dan-dpr-harus-dengarkan-desakan-gibran-mundur-dari-wapres\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Oktober 2026. &#8220;Jadi, DPP PDI Perjuangan menerima surat terbuka yang ditujukan kepada saudara Gibran Rakabuming Raka: Menjaga Marwah Konstitusi, Etika Bernegara, dan Legitimasi Kepemimpinan Nasional dari Forum Guru Besar Indonesia,&#8221; kata Hasto. Hasto [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22821,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-22820","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-politics"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22820"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22820\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}