{"id":23332,"date":"2026-10-28T21:23:23","date_gmt":"2026-10-28T14:23:23","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/10\/28\/diduga-diterkam-buaya-pemancing-60-tahun-hilang-di-sungai-kerawang\/"},"modified":"2026-10-28T21:23:23","modified_gmt":"2026-10-28T14:23:23","slug":"diduga-diterkam-buaya-pemancing-60-tahun-hilang-di-sungai-kerawang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/10\/28\/diduga-diterkam-buaya-pemancing-60-tahun-hilang-di-sungai-kerawang\/","title":{"rendered":"Diduga Diterkam Buaya, Pemancing 60 Tahun Hilang di Sungai Kerawang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>Kubu Raya, Kabar Terbaru<\/p>\n<p>Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Sirin (60), seorang warga yang diduga diterkam buaya di Sungai Sepanjang Kerawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (27\/10\/2026).<\/p>\n<p>Kepala Kantor SAR Pontianak, Budiono, mengatakan laporan kejadian tersebut disampaikan Toha, Kepala Dusun Kerawang, kepada Kantor SAR Pontianak. Informasi awal mengenai keberadaan korban diketahui sekitar pukul 06.00 WIB setelah seorang warga bernama Abdullah menemukan sampan dalam kondisi tenggelam di depan sebuah pondok.<\/p>\n<p>\u201cSaat pulang dari melihat bubu kepiting miliknya, Abdullah melihat sebuah sampan dalam posisi tenggelam. Ia kemudian mendekati sampan tersebut untuk memastikan apakah ada orang di dalam pondok,\u201d kata Budiono.<\/p>\n<p>Setelah diperiksa, pondok tersebut ternyata kosong. Abdullah hanya menemukan sejumlah barang pribadi yang tertinggal serta sebuah sampan yang sudah tenggelam.<\/p>\n<p>Berdasarkan keterangan warga, pondok tersebut biasa ditempati Sirin yang sehari-hari bekerja menjala udang. Korban diduga menjadi sasaran serangan buaya, meskipun hal itu masih perlu dipastikan melalui proses pencarian.<\/p>\n<p>Kekhawatiran warga meningkat karena menurut informasi yang diterima, sudah tiga orang dilaporkan diterkam buaya di sekitar lokasi tersebut sepanjang tahun ini.<\/p>\n<p>Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Pontianak mengerahkan tujuh personel untuk melakukan pencarian terhadap korban. Tim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Unit Siaga SAR Kayong Utara.<\/p>\n<p>Selain perahu karet tersebut, tim juga membawa peralatan navigasi untuk menentukan posisi dan mendukung pencarian, alat komunikasi untuk koordinasi di lapangan, alat evakuasi untuk membantu proses penyelamatan, serta alat pelindung diri (APD) bagi personel selama operasi berlangsung.<\/p>\n<p>\u201cKami mengerahkan tujuh personel untuk melakukan pencarian terhadap korban dengan dukungan RIB, peralatan navigasi, alat komunikasi, alat evakuasi, dan APD rescue,\u201d ujar Budiono.<\/p>\n<p>Hingga operasi pencarian berlangsung, Sirin masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. (*\/Amad)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/diduga-diterkam-buaya-pemancing-60-tahun-hilang-di-sungai-kerawang\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=diduga-diterkam-buaya-pemancing-60-tahun-hilang-di-sungai-kerawang\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kubu Raya, Kabar Terbaru Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Sirin (60), seorang warga yang diduga diterkam buaya di Sungai Sepanjang Kerawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (27\/10\/2026). Kepala Kantor SAR Pontianak, Budiono, mengatakan laporan kejadian tersebut disampaikan Toha, Kepala Dusun Kerawang, kepada Kantor SAR Pontianak. Informasi awal mengenai keberadaan korban diketahui sekitar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23333,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-23332","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23332","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23332"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23332\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23332"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23332"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23332"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}