{"id":3220,"date":"2024-07-12T17:01:52","date_gmt":"2024-07-12T17:01:52","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/07\/12\/dpr-apresiasi-bahlil-sukses-kawal-investasi-di-tengah-gejolak-geopolitik\/"},"modified":"2024-07-12T17:01:52","modified_gmt":"2024-07-12T17:01:52","slug":"dpr-apresiasi-bahlil-sukses-kawal-investasi-di-tengah-gejolak-geopolitik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/07\/12\/dpr-apresiasi-bahlil-sukses-kawal-investasi-di-tengah-gejolak-geopolitik\/","title":{"rendered":"DPR Apresiasi Bahlil Sukses Kawal Investasi di Tengah Gejolak Geopolitik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- Di Bawah Berita Terkait> --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            <br \/>Hal itu diutarakan Anggota Komisi VI DPR Nashim Khan saat menilai meningkatnya perekonomian nasional di triwulan 1\/2024 yang mencapai 5,11 persen.<br \/>\u00a0<br \/>\u201cRendahnya pertumbuhan ekonomi global disebabkan banyak faktor, salah satunya ketidakpastian dan gejolak geopolitik global yang terus berlanjut. Menariknya, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil. Triwulan 1\/2024 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,11 persen. Sementara dibandingkan triwulan sebelumnya, meningkat 5,04 persen,\u201d kata Nashim Khan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12\/7).<br \/>\n                            <!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>Politisi PKB itu menjelaskan stabilnya ekonomi Indonesia juga didukung karena besarnya permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga dan investasi yang sejalan dengan kebutuhan proyek strategis nasional (PSN).\u00a0<\/p>\n<p>\u201cLapangan usaha tercatat positif terutama di bidang transportasi, pergudangan, penyedia akomodasi, makanan-minuman dan perdagangan besar-eceran. Di sisi lain, inflasi dapat terjaga di angka 2,5 persen. Hal ini pertanda baik karena kekuatan ekonomi Indonesia yang tidak terpengaruh dampak dari ketidakpastian global,\u201d bebernya.\u00a0<\/p>\n<p>Sambung Nashim, tercatat investasi di tahun 2023 sebesar Rp1.418 triliun menjadi catatan baik buat kerja Menteri Bahlil karena berhasil melebihi target, yakni 101,3. Untuk itu, tantangan di tahun 2024 perlu disikapi bijak dan serius, karena saat ini progres atau perkembangan PSN perlu segera dituntaskan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPemantauan realisasi investasi dan efektivitas kebijakan, mesti terus diperhatikan dan dievaluasi terus-menerus,\u201d ucap dia.<\/p>\n<p>Kendati Indonesia relatif stabil secara makroekonomi, namun ada beberapa persoalan kerap menjadi kendala dalam menarik investor asing, misalnya masalah penegakan hukum dan keamanan karena para investor hanya mau berinvestasi di negara yang penegakan hukumnya baik dan terjamin.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cInvestor dapat memilih berinvestasi di negara dengan penegakan hukum yang lebih jelas dan situasi keamanan yang terjamin. Dan ini hingga triwulan 1\/2024 realisasi investasi telah mencapai sebesar Rp 401,5 triliun,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah (Menteri Investasi-<i>red<\/i>) harus bisa menjaga stabilitas dan keamanan hingga akhir tahun 2024 nanti, terutama pasca peralihan kekuasaan. Ini mesti menjadi perhatian agar keadaan tetap dalam situasi kondusif,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Masih kata Nashim, ekonomi Indonesia di awal 2024 ini sangat baik dan patut diapresiasi karena banyak negara maju sedang menghadapi inflasi yang kemudian berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi mereka.<\/p>\n<p>\u201cBanyaknya investor asing itu bagus, menandakan Indonesia memang potensial untuk menumbuhkan modal. Kondisi ekonomi Indonesia yang stabil layak diapresiasi di tengah gejolak global yang membuat banyak negara menghadapi masalah inflasi, pengangguran dan sebagainya. Indonesia tetap jadi pilihan para investor global untuk berinvestasi,\u201d pungkasnya. <img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<div class=\"text-center border mb-4 mt-4 rounded\">\n<p class=\"fs-7 m-0 p-3\">Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqBwgKMPnniQswxPybAw?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;r=1\" class=\"fw-bold\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Google News<\/b><\/a>.<br \/>Untuk mengikuti silakan <b>klik tanda bintang.<\/b><\/p>\n<\/div>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v14.0&#038;appId=593163638143624&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"ZQc4Q5BS\"><\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/bisnis\/read\/2024\/07\/12\/628163\/dpr-apresiasi-bahlil-sukses-kawal-investasi-di-tengah-gejolak-geopolitik\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hal itu diutarakan Anggota Komisi VI DPR Nashim Khan saat menilai meningkatnya perekonomian nasional di triwulan 1\/2024 yang mencapai 5,11 persen.\u00a0\u201cRendahnya pertumbuhan ekonomi global disebabkan banyak faktor, salah satunya ketidakpastian dan gejolak geopolitik global yang terus berlanjut. Menariknya, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil. Triwulan 1\/2024 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,11 persen. Sementara dibandingkan triwulan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3221,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3220"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3220\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}