{"id":3669,"date":"2024-08-14T07:27:00","date_gmt":"2024-08-14T07:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/08\/14\/jokowi-sosok-politisi-kacang-lupa-kulit\/"},"modified":"2024-08-14T07:27:00","modified_gmt":"2024-08-14T07:27:00","slug":"jokowi-sosok-politisi-kacang-lupa-kulit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/08\/14\/jokowi-sosok-politisi-kacang-lupa-kulit\/","title":{"rendered":"Jokowi Sosok Politisi Kacang Lupa Kulit"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- Di Bawah Berita Terkait> --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            <br \/>Pengamat politik Citra Institute, Efriza mengamati, fenomena yang terjadi di beberapa parpol memunculkan dugaan ikut campur rezim, termasuk sulitnya PDIP mencalonkan kepala daerah di Pilkada Serentak 2024.<\/p>\n<p>&#8220;Jokowi telah menunjukkan sosok politisi kacang lupa kulit. Jokowi adalah sosok politisi yang setelah menjabat lupa bahwa kekuasaannya dijaga, dilindungi bahkan dibantu dirinya tetap dicinta oleh rakyatnya karena jasa PDIP,&#8221; ujar Efriza kepada <i>RMOL<\/i>, Rabu (14\/8).<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>Di samping itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) itu menduga Jokowi tengah mencari cara menjaga kekuasaannya dengan menyingkirkan PDIP, dan dengan cara membuat koalisi gemuk untuk menyokong orang-orangnya serta mengambil alih parpol tertentu.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai contoh pengunduran diri Airlangga Hartarto dari Ketua Umum Golkar. Jokowi dalam posisi tak lagi punya power di PDIP, karena berkhianat di pemilihan presiden (Pilpres). Makanya berusaha cari perahu baru,&#8221; tuturnya.\u00a0<\/p>\n<p>Dia meyakini, langkah Jokowi meng-endorse Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024 dengan menyandingkan anaknya Gibran Rakabuming Raka, berakibat perpecahan dengan PDIP.<\/p>\n<p>&#8220;Ditambah, dalam Pilkada Serentak 2024 parpol berlogo banteng moncong putih itu sulit membangun koalisi dengan parpol lain, sehingga kesulitan usung kadernya jadi kepala daerah,&#8221; kata pengamat politik jebolan IISIP Jakarta ini.\u00a0<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Efriza menilai Jokowi kini telah menunjukkan dirinya sebagai sosok politisi dan pemimpin yang tidak layak dijadikan panutan oleh masyarakat dalam karakter politisi yang santun.<\/p>\n<p>&#8220;Presiden Jokowi adalah aktor politisi yang tamak kekuasaan, berkarakter diri semuanya hanya demi kekuasaan,&#8221; demikian Efriza menambahkan. <img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/politik\/read\/2024\/08\/14\/632602\/jokowi-sosok-politisi-kacang-lupa-kulit\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengamat politik Citra Institute, Efriza mengamati, fenomena yang terjadi di beberapa parpol memunculkan dugaan ikut campur rezim, termasuk sulitnya PDIP mencalonkan kepala daerah di Pilkada Serentak 2024. &#8220;Jokowi telah menunjukkan sosok politisi kacang lupa kulit. Jokowi adalah sosok politisi yang setelah menjabat lupa bahwa kekuasaannya dijaga, dilindungi bahkan dibantu dirinya tetap dicinta oleh rakyatnya karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3670,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-3669","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-politics"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3669"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3669\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}