{"id":3673,"date":"2024-08-14T07:27:03","date_gmt":"2024-08-14T07:27:03","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/08\/14\/neng-eem-minta-pbnu-fokus-urus-keumatan\/"},"modified":"2024-08-14T07:27:03","modified_gmt":"2024-08-14T07:27:03","slug":"neng-eem-minta-pbnu-fokus-urus-keumatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2024\/08\/14\/neng-eem-minta-pbnu-fokus-urus-keumatan\/","title":{"rendered":"Neng Eem Minta PBNU Fokus Urus Keumatan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- Di Bawah Berita Terkait> --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            <br \/>Politikus PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengingatkan PBNU seharusnya bisa fokus pada ranah keagamaan dan kebangsaan, bukan malah mencampuri urusan rumah tangga orang.<\/p>\n<p>&#8220;Ada tanggung jawab moral yang lebih besar bagi PBNU untuk menjaga keumatan. Bukan malah menceburkan diri ke ranah politik praktis,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (14\/8).<br \/><!-- Ads: News Content B --><\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>Neng Eem, yang juga Sekretaris Fraksi PKB di MPR dan pengurus PCNU Kabupaten Cianjur, mengakui ada keterkaitan kultural antara NU dan PKB. Tapi secara struktural keduanya jelas terpisah.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai orang NU kultural dan struktural, saya paham bahwa PKB berdiri sendiri secara organisasi. Dasar hukum PKB mengacu pada UU Partai Politik No. 2 Tahun 2011,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD\/ART) PBNU, tidak ada satu kata pun tentang PKB. Begitu juga sebaliknya, dalam AD\/ART PKB tidak ada pasal-pasal yang membahas struktur PBNU,&#8221; sambung Neng Eem.\u00a0<\/p>\n<p>Meski sudah jelas tidak memiliki hubungan secara organisasi, Neng Eem heran dengan sikap PBNU yang kerap mempersoalkan arah politik PKB.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dan itu terjadi tiap menjelang pemilu,&#8221; sesal dia.\u00a0<\/p>\n<p>Walaupun tak nyaman dengan memanasnya tensi PKB-PBNU, Neng Eem meyakini ada hikmah di tiap peristiwa. Ibarat jamu, biarpun pahit tapi menyembuhkan dan membuat PKB\u00a0 makin tangguh.\u00a0<\/p>\n<p>Menyinggung kemungkinan peran penguasa dibalik kisruh ini, Neng Eem enggan berspekulasi.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Tapi memang banyak pengamat melihat seperti itu. Yang jelas PKB dirugikan oleh situasi ini, kalau yang diuntungkan siapa? tebak saja sendiri,&#8221; tandasnya. <img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/politik\/read\/2024\/08\/14\/632599\/neng-eem-minta-pbnu-fokus-urus-keumatan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Politikus PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengingatkan PBNU seharusnya bisa fokus pada ranah keagamaan dan kebangsaan, bukan malah mencampuri urusan rumah tangga orang. &#8220;Ada tanggung jawab moral yang lebih besar bagi PBNU untuk menjaga keumatan. Bukan malah menceburkan diri ke ranah politik praktis,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (14\/8). Neng Eem, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3674,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3673"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3673\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}