{"id":6390,"date":"2026-03-02T19:05:51","date_gmt":"2026-03-02T12:05:51","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/03\/02\/dpw-icdn-kalbar-surati-kepala-otorita-ibu-kota-nusantara-oikn\/"},"modified":"2026-03-02T19:05:51","modified_gmt":"2026-03-02T12:05:51","slug":"dpw-icdn-kalbar-surati-kepala-otorita-ibu-kota-nusantara-oikn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/03\/02\/dpw-icdn-kalbar-surati-kepala-otorita-ibu-kota-nusantara-oikn\/","title":{"rendered":"DPW ICDN Kalbar Surati Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN)"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>Pontianak, Kabar Terbaru<\/p>\n<p>Ketua DPW Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kalimantan Barat, Heri Saman, SH., MH, resmi menyurati Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terkait Restitusi Identitas Kultural dan Kritik Paradigma atas Marjinalisasi Simbolik pada Kawasan Strategis IKN.<br \/>\u200e<br \/>\u200eDalam surat tersebut, Heri Saman menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) seharusnya menjadi proyeksi peradaban yang mencerminkan sintesa antara kemajuan teknologi melalui konsep Smart City dan kearifan lokal (Indigenous Wisdom). Namun, berdasarkan pengamatan dan kajian internal ICDN Kalbar, terdapat anomali dalam paradigma pembangunan yang dinilai mengarah pada marjinalisasi simbolik.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cPenghilangan falsafah Dayak Adil ka\u2019 Talino, Bacuramin ka\u2019 Saruga, Basengat ka\u2019 Jubata pada ruang publik utama atau pintu gerbang IKN merupakan bentuk pengaburan identitas kultural yang tidak dapat diabaikan,\u201d ujar Heri Saman dalam keterangannya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eIa menyebut, melalui surat tersebut pihaknya menyampaikan tiga catatan kritis kepada OIKN. Salah satu poin utama adalah mendesak dilakukannya restitusi kultural dengan mengintegrasikan kembali falsafah tersebut ke dalam elemen arsitektur utama IKN secara proporsional dan terhormat.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cIKN tidak boleh tumbuh menjadi benteng teknokrasi yang dingin. Ia harus menjadi ruang hidup yang menghargai memori kolektif bangsa, termasuk nilai-nilai luhur masyarakat Dayak sebagai bagian tak terpisahkan dari tanah Kalimantan,\u201d tegasnya.<br \/>\u200e<br \/>\u200eICDN Kalbar juga mengharapkan respons intelektual serta kebijakan konkret dari Kepala OIKN dalam waktu singkat sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan yang inklusif dan bermartabat.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSementara itu, Ketua Harian DPW ICDN Kalbar, Martinus Beltra, SE., M.Si, menambahkan bahwa sebelum surat tersebut dilayangkan, pihaknya telah menggelar rapat pengurus untuk menghimpun berbagai masukan dan pandangan.<br \/>\u200e<br \/>\u200e\u201cRapat sudah dilaksanakan jauh hari sebelum adanya Surat Edaran dari Majelis Adat Dayak Nasional (MADN). Ini murni inisiatif dan sikap kelembagaan ICDN Kalbar,\u201d jelas Martinus.<br \/>\u200e<br \/>\u200eSurat tersebut juga ditembuskan kepada Presiden Republik Indonesia serta Gubernur Kalimantan Timur sebagai bentuk transparansi dan penguatan aspirasi.<br \/>\u200e<br \/>\u200eICDN Kalbar menilai, hilangnya falsafah Adil ka\u2019 Talino, Bacuramin ka\u2019 Saruga, Basengat ka\u2019 Jubata di pintu gerbang IKN bukan sekadar persoalan simbol, melainkan menyangkut penghormatan terhadap identitas, sejarah, dan martabat kultural masyarakat Dayak di tanah Kalimantan.(Mk\/Ismail)<\/p>\n<p><!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/dpw-icdn-kalbar-surati-kepala-otorita-ibu-kota-nusantara-oikn\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dpw-icdn-kalbar-surati-kepala-otorita-ibu-kota-nusantara-oikn\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pontianak, Kabar Terbaru Ketua DPW Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kalimantan Barat, Heri Saman, SH., MH, resmi menyurati Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terkait Restitusi Identitas Kultural dan Kritik Paradigma atas Marjinalisasi Simbolik pada Kawasan Strategis IKN.\u200e\u200eDalam surat tersebut, Heri Saman menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) seharusnya menjadi proyeksi peradaban yang mencerminkan sintesa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6391,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-6390","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6390","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6390"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6390\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6391"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6390"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6390"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6390"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}