{"id":7432,"date":"2026-03-18T04:36:00","date_gmt":"2026-03-17T21:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/03\/18\/ekonom-sambut-baik-kerja-sama-ri-jepang-soal-energi-hijau\/"},"modified":"2026-03-18T04:36:00","modified_gmt":"2026-03-17T21:36:00","slug":"ekonom-sambut-baik-kerja-sama-ri-jepang-soal-energi-hijau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/03\/18\/ekonom-sambut-baik-kerja-sama-ri-jepang-soal-energi-hijau\/","title":{"rendered":"Ekonom Sambut Baik Kerja Sama RI-Jepang soal Energi Hijau"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            <br \/>Pendapat itu disampaikan oleh ekonom Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Hendry Cahyono dalam mengapresiasi diplomasi energi lewat penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Ryosei Akazawa.\u00a0<\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                            Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan energi nuklir, ekspor LNG, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan ini jadi bukti bahwa Indonesia semakin serius dalam mengembangkan energi bersih berbasis teknologi maju.<\/p>\n<p>\u201cDari sisi teknis dan ekonomi, Indonesia sebenarnya sudah berencana mengembangkan PLTN sejak era 1960-an. MoU ini menunjukkan ada langkah maju, meskipun jalan menuju realisasinya masih panjang,\u201d kata Hendry kepada wartawan di Jakarta, Selasa malam, 17 Maret 2026.<br \/><!-- Ads: News Content B -->\n                            <\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>Lanjut dia, kerja sama ini juga memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk mempercepat penguasaan teknologi energi baru, termasuk nuklir yang selama ini terkendala biaya investasi dan transfer teknologi.<\/p>\n<p>\u201cIndonesia memiliki sekitar 43 persen cadangan nikel dunia, serta cadangan bauksit, timah, tembaga, dan logam tanah jarang. Ini menjadi modal kuat untuk hilirisasi dan pengembangan industri energi hijau,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Hendry mengingatkan pentingnya implementasi kerja sama dapat berjalan optimal.<\/p>\n<p>Sebelumnya, penandatanganan MoU energi dilakukan Bahlil dan Akazawa dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di sela kegiatan Indo Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Jepang, Minggu, 15 Maret 2026.<img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/bisnis\/read\/2026\/03\/18\/700984\/ekonom-sambut-baik-kerja-sama-ri-jepang-soal-energi-hijau\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendapat itu disampaikan oleh ekonom Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Hendry Cahyono dalam mengapresiasi diplomasi energi lewat penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Ryosei Akazawa.\u00a0 Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan energi nuklir, ekspor LNG, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7433,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-7432","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7432","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7432"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7432\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7433"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7432"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7432"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7432"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}