{"id":8025,"date":"2026-03-28T11:40:48","date_gmt":"2026-03-28T04:40:48","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/03\/28\/masalah-besar-yang-masih-diabaikan-pasar\/"},"modified":"2026-03-28T11:40:48","modified_gmt":"2026-03-28T04:40:48","slug":"masalah-besar-yang-masih-diabaikan-pasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/03\/28\/masalah-besar-yang-masih-diabaikan-pasar\/","title":{"rendered":"Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            <br \/>Meski angkanya sangat besar, isu ini justru belum menjadi perhatian utama di pasar keuangan global. Banyak investor masih lebih fokus pada berita jangka pendek, padahal ada tekanan besar yang diam-diam terus menumpuk di balik layar.<\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                            Kekhawatiran ini disampaikan oleh Nigel Green, pimpinan deVere Group, salah satu perusahaan penasihat keuangan independen terbesar di dunia. Dikutip dari Finnnews, Sabtu 28 Maret 2026, Nigel menilai utang AS bukan sekadar isu sampingan, melainkan masalah mendasar yang bisa berdampak luas.<\/p>\n<p>\u201cUtang sebesar ini memengaruhi cara AS membiayai dirinya, bagaimana pasar menilai risiko, serta bagaimana investor melihat stabilitas ke depan,\u201d ujar Nigel.<br \/><!-- Ads: News Content B -->\n                            <\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>Situasi global yang memanas, termasuk ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran, semakin memperburuk kondisi. Dampaknya sudah terlihat: harga minyak naik, pasar menjadi lebih tidak stabil, dan obligasi pemerintah AS (Treasuries) mengalami gejolak.<\/p>\n<p>Menurut Green, beban utang sebesar ini memengaruhi banyak hal: cara pemerintah AS membiayai dirinya, bagaimana pasar menilai risiko, hingga kepercayaan terhadap Dolar AS. Ia juga menyoroti bahwa defisit anggaran AS diperkirakan tetap mendekati 2 triliun Dolar AS per tahun, sementara pembayaran bunga utang bisa mencapai 1 triliun Dolar AS per tahun &#8212; dan terus meningkat.<\/p>\n<p>\u201cKetika sebuah negara membayar sekitar 1 triliun Dolar per tahun hanya untuk bunga, ini bukan lagi isu abstrak, ini sudah menjadi masalah nyata bagi pasar,\u201d ujar Nigel.\u00a0<\/p>\n<p>Dampaknya langsung terasa di kehidupan nyata: biaya pinjaman naik, suku bunga kredit dan KPR meningkat, serta aktivitas ekonomi seperti pembelian rumah ikut melambat.<\/p>\n<p>Selain itu, utang besar membuat AS lebih rentan terhadap gejolak, seperti lonjakan imbal hasil (yield), guncangan ekonomi global, atau berkurangnya minat investor asing terhadap obligasi mereka. Bahkan, mulai terlihat tanda-tanda bahwa permintaan terhadap obligasi AS tidak sekuat sebelumnya, sementara likuiditas pasar juga lebih rapuh saat terjadi volatilitas.<\/p>\n<p>Green memperingatkan bahwa pasar selama ini terlalu percaya diri, seolah-olah utang AS akan selalu mudah dikelola hanya karena ukuran ekonominya besar dan Dolar AS masih dominan. Padahal, sikap terlalu santai seperti ini justru berisiko.<\/p>\n<p>Lebih jauh lagi, dampak utang ini tidak hanya terbatas pada pasar obligasi. Beban utang yang terus membengkak bisa menekan pertumbuhan ekonomi, menjaga suku bunga tetap tinggi, dan dalam jangka panjang melemahkan kepercayaan terhadap Dolar.<\/p>\n<p>Kesimpulannya, lonjakan utang AS seharusnya menjadi salah satu isu utama di pasar keuangan global saat ini. Namun anehnya, perhatian terhadap masalah ini masih minim. Jika dibiarkan, saat akhirnya semua orang menyadarinya, dampaknya pada pasar dan aset keuangan bisa saja sudah terlanjur besar.<b> <img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/b><\/p>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/bisnis\/read\/2026\/03\/28\/701863\/beban-utang-as-masalah-besar-yang-masih-diabaikan-pasar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meski angkanya sangat besar, isu ini justru belum menjadi perhatian utama di pasar keuangan global. Banyak investor masih lebih fokus pada berita jangka pendek, padahal ada tekanan besar yang diam-diam terus menumpuk di balik layar. Kekhawatiran ini disampaikan oleh Nigel Green, pimpinan deVere Group, salah satu perusahaan penasihat keuangan independen terbesar di dunia. Dikutip dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8026,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8025","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8025"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8025\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}