{"id":8321,"date":"2026-04-02T01:00:21","date_gmt":"2026-04-01T18:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/04\/02\/jk-dorong-kenaikan-bbm-akibat-perang-iran-ini-alasannya\/"},"modified":"2026-04-02T01:00:21","modified_gmt":"2026-04-01T18:00:21","slug":"jk-dorong-kenaikan-bbm-akibat-perang-iran-ini-alasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/2026\/04\/02\/jk-dorong-kenaikan-bbm-akibat-perang-iran-ini-alasannya\/","title":{"rendered":"JK Dorong Kenaikan BBM Akibat Perang Iran, Ini Alasannya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- News Part 2 --><br \/>\n                            \u00a0<br \/>Hal tersebut disampaikan JK dalam video yang beredar luas di media sosial X, dikutip redaksi pada Rabu malam, 1 April 2026.<\/p>\n<p>                            <!-- News Part 2.5 --><br \/>\n                            \u201cBBM yang sekarang ini mengalami masalah kenaikan harga karena perang di Timur Tengah, maka untuk mengatasi itu, jalan pertama yang baik kita laksanakan, harus kita laksanakan ialah menyesuaikan harganya sesuai dengan harga internasional,\u201d ujar JK.<\/p>\n<p>Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu menyampaikan beberapa alasan yang membuat harga BBM di Indonesia harus mengikuti harga minyak mentah dunia yang kini suda dipatok 100 Dolar AS per barel.\u00a0\u00a0<br \/><!-- Ads: News Content B -->\n                            <\/p>\n<p>                            <!-- News Part 3 (last) --><br \/>\n                            <br \/>\u201cItu karena ada dua hal. Pertama, dengan menaikan harganya, maka subsidi kita berkurang, sehingga fiskal kita tidak terbebani terlalu besar,\u201d urai JK.<\/p>\n<p>\u201cKedua, justru kalau kita naikan harganya, maka pemakaian BBM akan berkurang, orang akan berhemat. Ketiga, yang memakai BBM itu kali yang punya mobil, yang punya motor, dan tentu yang lainnya,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu memandang, bagi masyarakat yang memiliki mobil memiliki kemampuan untuk membeli BBM meskipun dengan harga yang tinggi.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cDan yang motor tentu berhemat, jangan banyak bepergian,\u201d tambahnya memperjelas.<\/p>\n<p>Lebih dari itu, JK berkaca dari perkembangan sejumlah negara di ASEAN, yang memiliki situasi kondusif di dalam negeri meskipun harga BBM dilakukan penyesuaian oleh pemerintahannya.<\/p>\n<p>\u201cPengalaman di negara-negara di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, mereka menaikan itu (harga BBM), tidak ada reaksi demo di masyarakat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>\u201cKarena masyarakat memahami itu bukan faktor internal tapi karena faktor eksternal yang tidak bisa ditunda, yang tidak bisa diatasi oleh pemerintah,\u201d jelas dia.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, JK mendorong agar pemerintah juga tidak takut melakukan penyesuaian harga untuk menyelamatkan kondisi keuangan negara dan perekonomian nasional, di tengah penutupan Selat Hormuz akibat memanasnya perang antara Iran dengan AS dan Israel.<\/p>\n<p>\u201cJadi untuk kestabilan ekonomi kita, langkah itu harus menjadi pertimbangan. Pertama untuk mengurangi subsidi dan kedua justru untuk mengurangi penggunaan BBM itu,\u201d pungkasnya. <img decoding=\"async\" alt=\"rmol news logo article\" src=\"https:\/\/dashboard.rmol.id\/assets\/images\/logo\/10441704062019_akhir.png\"\/><\/p>\n<p>                            <!-- Ads: News Content C --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/rmol.id\/politik\/read\/2026\/04\/02\/702410\/jk-dorong-kenaikan-bbm-akibat-perang-iran-ini-alasannya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0Hal tersebut disampaikan JK dalam video yang beredar luas di media sosial X, dikutip redaksi pada Rabu malam, 1 April 2026. \u201cBBM yang sekarang ini mengalami masalah kenaikan harga karena perang di Timur Tengah, maka untuk mengatasi itu, jalan pertama yang baik kita laksanakan, harus kita laksanakan ialah menyesuaikan harganya sesuai dengan harga internasional,\u201d ujar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8322,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8321","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8321","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8321"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8321\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarterbaru.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}