Kapolres Metro Depok Kombes Christian Rony Putra mengatakan pemeriksaan itu dilakukan untuk mengusut asal usul barang haram tersebut bisa masuk ke dalam rutan. 

Christian mengungkapkan dari hasil pendalaman sementara, kedua petugas itu masing-masing berperan sebagai penyedia sabu dan alat musik. Karenanya, pihaknya bakal mendalami soal asal usul barang tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengaku kecewa dan geram dengan adanya dugaan keterlibatan petugas rutan dalam masuknya narkoba ke dalam rutan. Menurutnya, apabila terbukti, tindakan tersebut bukan sekadar pelanggaran disiplin, tetapi harus diproses secara pidana.


“Saya sangat kecewa dan marah mendengar ini. Bagaimana kita mau punya penegakan hukum yang tegas kalau proses pembinaan di dalam rutan justru seperti ini? Petugas yang seharusnya menjaga dan membina malah diduga memfasilitasi narkoba. Maka kalau terbukti, ini jelas pelanggaran yang sangat berat dan tidak cukup hanya dipecat, tetapi harus diproses hukum berat. Usut tuntas bagaimana sabu bisa masuk dan siapa saja yang terlibat,” ujar Sahroni dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.

Legislator Nasdem ini menilai kejadian tersebut harus menjadi evaluasi serius terhadap sistem pengawasan dan pembinaan di dalam rutan maupun lapas. 

Menurutnya, proses penegakan hukum tidak boleh berhenti pada tahap penyidikan dan persidangan, tetapi harus dipastikan tetap berjalan hingga tahap pembinaan.

“Jangan sampai orang sudah ditangkap, disidik, diadili, lalu ketika masuk rutan atau lapas malah semakin rusak karena masih bisa mengakses narkoba. Tempat yang seharusnya menjadi ruang pembinaan dengan penjagaan ketat justru jangan berubah menjadi tempat maksiat seperti itu,” jelasnya.

“Kalau ini dibiarkan, proses penegakan hukum kita bakal jadi kacau. Maka semua pihak yang terbukti terlibat harus ditindak tegas agar tujuan pembinaan di dalam lapas benar-benar bisa tercapai,” tandas Sahroni. rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *