Empat kesepakatan tersebut menjadi langkah konkret kedua negara untuk memperluas kerja sama bilateral di berbagai sektor sekaligus mendorong kemitraan yang saling menguntungkan bagi masyarakat Indonesia dan Mesir.

Adapun empat kesepakatan yang diumumkan meliputi:

1. Nota Kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Arab Mesir tentang Rencana Aksi Kemitraan Strategis; 
2. Nota Kesepahaman tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas, dan khusus; 


3. Nota Kesepahaman tentang Statistik; dan
4. Nota Kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Republik Arab Mesir tentang Kelautan dan Perikanan.

Dalam pernyataan pers bersama, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa rangkaian kesepakatan tersebut mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus mempererat hubungan dan memperluas bidang kolaborasi strategis.

“Kunjungan ini telah menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral. Kerja sama kelautan perikanan, kerja sama statistik, kerja sama investasi, kerja sama industri pertahanan, kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis,” ucap Presiden.

Selain bidang diplomasi, statistik, serta kelautan dan perikanan, Prabowo turut menyinggung peluang kerja sama di sektor investasi, industri pertahanan, perdagangan, dan ekonomi. Berbagai bidang tersebut membuka ruang bagi Indonesia dan Mesir untuk memperluas hubungan bilateral sesuai kepentingan bersama.

Melalui kesepakatan tersebut, Indonesia dan Mesir diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarlembaga, memperluas peluang kolaborasi lintas sektor, serta mengoptimalkan kemitraan strategis kedua negara agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *