Berdasarkan penelusuran RMOL dalam Surat Telegram Kapolri dimaksud, Minggu, 11 Oktober 2026, Brigjen Pol Muhammad Tedjo Kusumo yang sebelumnya menjabat Direktur Intelijen (Dirintel) Densus 88 Antiteror Polri dimutasi menjadi Pati Baharkam Polri dengan penugasan pada Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ).

Posisi Dirintel selanjutnya dijabat Brigjen Pol Dhany Arie Fianto yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak (Dirtindak) Densus 88 Antiteror Polri. Jabatan Dirtindak kemudian diisi Kombes Pol Tejo Dwi Saptono Bambang Suharto yang sebelumnya menjabat Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri.

Jabatan Kabagbanops selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Dasuki Herlambang yang sebelumnya menjabat Kasatgaswil Kalimantan Timur Densus 88 Antiteror Polri.


Pergantian juga terjadi pada jabatan Direktur Identifikasi dan Sosialisasi (Diridensos). Irjen Pol Arif Makhfudiharto yang sebelumnya menjabat Diridensos dimutasi menjadi Pati Densus 88 Antiteror Polri dengan penugasan pada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Posisi Diridensos kemudian dijabat Kombes Pol Samsul Priasmoro yang sebelumnya menjabat Kasatgaswil Jawa Timur.

Sementara itu, Kombes Pol I Putu Gede Surya Putra Mustika yang sebelumnya menjabat Kasatgaswil Papua ditunjuk menjadi Kasatgaswil Jawa Timur. Jabatan Kasatgaswil Papua selanjutnya diisi Kombes Pol Kurnia Hadi yang sebelumnya menjabat Kasubdit Kontraintel Ditintel Densus 88 Antiteror Polri.

Kombes Pol Antonius Agus Rahmanto yang sebelumnya menjabat Kasatgaswil Bali diangkat menjadi Kabagrenmin Densus 88 Antiteror Polri. Posisi Kasatgaswil Bali kemudian dipercayakan kepada Kombes Pol Yulianto Rombe Biantong yang sebelumnya menjabat Kasatgaswil Kalimantan Tengah.

Adapun jabatan Kasatgaswil Kalimantan Tengah diisi Kombes Pol Irwansah yang sebelumnya menjabat Kasubdit Kontranaratif Ditcegah Densus 88 Antiteror Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas.

“Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya, Minggu, 11 Oktober 2026.rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *