Pontianak, Kabar Terbaru
Ketua Umum DPP LDII, H. Dody Taufiq Wijaya, AK., M.Com., CA., Apresiasi atas penghargaan yang diperoleh Pemprov Kalbar dibawah kepemimpinan Gubernur Kalbar H. Ria Norsan baik ditingkat Regional Kalimantan maupun tingkat nasional.
Dimana di Regional Kalimantan Kalbar mendapatkan penghargaan bidang kesehatan, penyediaan perumahan rakyat, terbaik pengendalian inflasi, termasuk Bank Kalbar yang memperoleh Award.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketum DPP LDII H. Dody Taufiq Wijaya saat memberikan sambutan pada pembukaan Muswil Ke-8 DPW LDII Kalbar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (24/9/2026).
Selain menyampaikan apresiasi, Ketum LDII juga prihatin terhadap bencana yang ada di Kalbar akibat karhutla dan kemarau.
“Kabut asap masih menyelimuti Kalimantan akibat karhutla, LDII prihatin atas musibah ini dimana Kalimantan sebagai paru-paru dunia, kedepan ini mesti tetap menjadi paru-paru dunia,” ungkapnya.
Dody Taufiq Wijaya juga menyampaikan apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat di acara PAN, bahwa ada 95 korporasi yang diduga terlibat karhutla.
LDII tentu yang konsen program lingkungan melakukan penghijauan, konservasi air bersih, termasuk di Kalimantan Barat.

Ketua DPW LDII Kalbar Susanto, SE, MM menyampaikan bahwa LDII di Kalbar melakukan dakwah dengan keteladanan, dengan keteladana meminimalkan kontroversi.
Susanto juga menjelaskan dalam sambutannya bahwa
Masalah yang ada di Kalbar tentu dibahas dalam program kerja, baik masalah narkoba dari perbatasan, masalah IPM Kalbar yang urutan 31 dari 38 Provinsi, masalah karhutla, “kami menanamkan karakter pada generasi muda untuk mencintai lingkungan,” katanya.
LDII di Kalbar juga menjadikan tanah marjinal gambut sedalam 6 meter dijadikan lahan penanaman padi dan berhasil.
“Kita melaksanakan program dengan bukti
dengan kerja nyata,” ujarnya.

Muswil Ke-8 DPW LDII Kalbar dihadiri oleh Gubernur Kalbar yang diwskili staf ahli Gubernur bidan pembangunan SDM, Sefri Kurniadi, Forkopimda/mewakili, Kakanwil Kemenag Kalbar, Kakanwil kemenhaj, ketua DPRD kota Pontianak, ormas keagamaan, perguruan tinggi, undangan dan peserta Muswil dari LDII Kabupaten/Kota se-Kalbar. (Amad)
