“Sikap Pak Prabowo itu memberi pesan diplomatik yang kuat bahwa kebijakan luar negeri kita akan terus berpihak pada Palestina,” kata Dina kepada RMOL dalam pesan elektronik, Minggu, 20 September 2026.


Penilaian tersebut disampaikan menyusul aksi Prabowo meneriakkan “Free Palestine” sebanyak tiga kali saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.

Seruan itu disampaikan Prabowo ketika menyapa para duta besar negara sahabat yang hadir, termasuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattari. Seruan tersebut kemudian disambut serentak ribuan hadirin yang memadati lokasi acara.



Meski demikian, Dina mengingatkan bahwa gestur diplomatik tersebut belum cukup untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya menghentikan kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina.

“Tapi gestur diplomatik tidak cukup untuk berkontribusi nyata pada penghentian kejahatan Israel,” tegasnya.

Karena itu, Dina mendorong Indonesia bersama negara-negara lain mengambil langkah yang lebih konkret untuk memberikan tekanan terhadap Israel, termasuk melalui kebijakan ekonomi.

“Indonesia bersama negara-negara lain perlu melakukan langkah konkrit, seperti menghentikan perdagangan dengan Israel dan boikot ekonomi pada Israel,” ujarnya.rmol news logo article



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *