Didampingi Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Adex Yudiswan beserta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya, pertemuan ini digelar untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan serta meningkatkan pelayanan kepada warga Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono menyambut baik kedatangan Kapolda sekaligus menekankan pentingnya sinergi yang erat antara jajaran pemerintah daerah dan kepolisian.
Di sela pertemuan, Pramono turut mengapresiasi suksesnya pengamanan laga pertandingan Persija melawan Persib yang berjalan aman dan lancar sebagai wujud nyata kerja sama kedua instansi.
Selain itu, Pramono menyampaikan kesiapan Pemprov Jakarta untuk mendukung program Kapolri, yakni pembebasan biaya transportasi umum bagi pencari kerja melalui layanan Transjakarta, LRT, dan MRT guna mempermudah mobilitas warga.
Sementara itu, Kapolda menegaskan komitmennya mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menyelesaikan berbagai persoalan keamanan, termasuk penanganan kawasan rawan narkoba, pemberdayaan warga, hingga penataan kawasan permukiman.
Polri juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter generasi muda sejak dini melalui peran aktif kepolisian dalam memberikan edukasi di sekolah-sekolah. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan perundungan (*bullying*), pembiasaan adab dan etika di ruang publik, kepatuhan hukum, serta keselamatan berlalu lintas dan diri sendiri.
Menutup pertemuan, kedua pihak membahas optimalisasi pemanfaatan CCTV, penguatan sistem keamanan di moda transportasi umum untuk mencegah tindak kejahatan, serta pengembangan sistem pengamanan kota terpadu.
“Keamanan tidak bisa dibangun oleh polisi sendiri. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin memperkuat pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta,” ujar Kapolda. 
